@thesis{thesis, author={LUQTFHYAH NURUL}, title ={PENERAPAN PROSES KEPERAWATAN PRE OPERASI NYERI AKUT DAN ANSIETAS PADA PASIEN FRAKTUR FEMUR DEXTRA DENGAN TINDAKAN ORIF OPERATING ROOM}, year={2026}, url={http://repository.umi.ac.id/7896/}, abstract={Fraktur merupakan putusnya atau terputusnya kontinuitas jaringan pada tulang yang disebabkan oleh tekanan di luar kemampuan tulang untuk menahannya. Dimana kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi, morbiditas yang lama dan juga kecacatan apabila tidak mendapatkan penanganan yang baik. Tindakan medis yang dapat dilakukan yaitu Open Reduction Internal Fixation (ORIF) yang bertujuan untuk mengembalikan posisi tulang dan mengurangi lamanya rawat inap di rumah sakit serta pasien lebih cepat kembali ke pola kehidupan yang normal.Tujuan: Untuk Mengetahui Penerapan Tindakan Orif Pada Pasien Dengan Fraktur Femur Dextra Di Ruangan Operating Room. Metode: Studi kasus yang menjelajahi suatu masalah atau temuan yang terperinci. melakukan pengambilan data yang luas serta menyertakan beragam asal usul informasi. Riset kasus ini dilakukan pada 1 pasien yaitu Tn. Z dengan diagnosa fraktur femur dextra. Hasil Asuhan Keperawatan: Setelah di berikan asuhan keperawatan dengan intervensi manajemen nyeri yaitu pemberian Teknik nafas dalam selama 1 x 20 menit pada pasien dengan tindakan medis ORIF belum teratasi. selain itu pada tahap operatif mempunyai beberapa diagnosa keperawatan lainnya yang ditemukan yaitu Ansietas, Nyeri akut, risiko pendarahan, dan gangguan mobilitas fisik. Kesimpulan: Berdasarkan tindakan medis Open Reduction Internal Fixation yang telah diberikan pada klien mampu mengembalikan tulang yang mengalami fraktur. untuk permasalah keperawatan yang muncul yaitu nyeri akut yang dirasakan berkurang setelah pemberian Teknik napas dalam akan tetapi pada gangguan mobilitas fisik intervensi dukungan ambulasi yang diberikan belum teratasi dengan baik maka dalam hal ini penulis menyarankan untuk pihak rumah sakit dapat mengoptimalkan pelayanan asuhan keperawatan khususnya pada intervensi dukungan ambulasi pada pasien-pasien post op femur dextra A fracture is a break or disruption in the continuity of bone tissue caused by pressure beyond the bone's ability to withstand. This condition can lead to complications, long-term morbidity, and disability if not properly treated. Open Reduction Internal Fixation (ORIF) is a medical procedure that aims to restore the bone's position and reduce the length of hospital stay, allowing the patient to return to a normal lifestyle more quickly. Purpose: To determine the application of ORIF in patients with right femur fractures in the operating room. Methods: A case study that explores a problem or finding in detail, using extensive data collection and incorporating various sources of information. This case study was conducted on one patient, Mr. Z, diagnosed with a right femur fracture. Nursing Care Results: After providing nursing care with pain management interventions, including deep breathing techniques for 20 minutes, the patient's ORIF procedure remained unresolved. Furthermore, several other nursing diagnoses were identified during the operative stage, including anxiety, acute pain, risk of bleeding, and impaired physical mobility. Conclusion: Based on the medical treatment, Open Reduction Internal Fixation (OPI) was successful in restoring the fractured bone. The nursing problem that emerged was acute pain, which was reduced after deep breathing techniques. However, the ambulation support intervention provided for impaired physical mobility was not adequately addressed. Therefore, the author recommends that the hospital optimize nursing care services, particularly ambulation support interventions, for post-op right femur patients.} }