@thesis{thesis, author={RAHMAH MAGFIRA}, title ={UJI EFEK TONIK EKSTRAK DAUN TIMUS (Protium Javanicum) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus Musculus) MENGGUNAKAN METODE ROTAROD}, year={2024}, url={http://repository.ummat.ac.id/10337/}, abstract={Tonikum merupakan sediaan cair yang mengandung vitamin dan mineral. Efek tonikum disebut dapat memperkuat sistem dan organ. Daun timus mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, steroid, terpenoid, tanin, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dosis efektif ekstrak daun timus (Protium javanicum) dalam memberikan efek tonik pada mencit putih jantan (Mus musculus) dan apakah perbedaan hari pemberian/pengujian dapat memberikan pengaruh yang berbeda terhadap efek tonik yang dihasilkan. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimental desain pretest-postest random group design. Masing-masing kelompok terdiri dari 4 hewan uji yang diberi perlakuan berupa, kelompok I (kafein 100 mg/kgBB sebagai kontrol positif), kelompok II (CMC-Na 0,5% sebagai kontrol negative) dan ekstrak daun timus dengan variasi dosis yaitu Kelompok III (50 mg/kgBB sebagai perlakuan 1), kelompok VI (100 mg/kgBB sebagai perlakuan 2), kelompok V (200 mg/kgBB sebagai perlakuan 3). Pengujian ini dilakukan selama 3 hari. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji ANOVA dua arah dan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 50 mg/kgBB (39.84 menit), dosis 100 mg/kgBB (36.61 menit) dan dosis 200 mg/kgBB (41.13 menit). Hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak daun timus dosis 200 mg/kgBB memberikan efek tonik paling efektif dengan rata-rata selisih waktu bertahan pada batang rotarod selama 41.13 menit. Hasil uji statistik dosis 50 mg/kgBB terdapat perbedaan signifikan jika dibandingkan dengan kontrol positif kafein 100 mg/kgBB, kontrol negatif CMC-Na 0,5% (P < 0,05) sedangkan, ekstrak daun timus dosis 50 mg/kgBB jika dibandingkan dengan daun timus dosis 100 mg/kgBB dan ekstrak daun timus dosis 200 mg/kgBB tidak terdapat perbedaan signifikan (P > 0,05).} }