@thesis{thesis, author={AGAM MAS AGUNG}, title ={EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PROMOSI LAYANAN PERPUSTAKAAN (STUDI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT)}, year={2024}, url={http://repository.ummat.ac.id/10368/}, abstract={Media social era sekarang ini sudah menjadi bagian hidup masyarakat, mulai untuk mendapatkan informasi, pengetahuan, data, sampai berbelanja. Media social sangat cepat dalam menyebarkan informasi, hal inilah yang diliat oleh perpustakaan. Media sosial dimanfaatkan sebagai alat promosi yang populer bagi perpustakaan dimana memungkinkan menjangkau pengguna serta berkomunikasi melalui media online secara cepat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Efektivitas Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Promosi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan media sosial yang pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB dari segi daya tarik pembaca, kejelasan informasi yang disajikan dan kelengkapan informasi dari setiap postingan yang di lakukan oleh perpustakaan sudah sesuai, namun dari sisi views dan like atau umpan balik penguna perpustakaan sangat minim, hal ini terlihat dari jumlah followers pada media sosialnya dan juga umpan balik di setiap postingan yang di unggah. Jumlah followers pada media sosial dapat dikatakan sangat sedikit sekali bahkan tidak ada 1% jumlah penduduk yang mengikuti Instagram, Facebook, dan Youtube perpustakaan provinsi NTB. Hal ini bertolak belakang dengan sasaran pengguna perpustakaan Provinsi NTB yang melayani seluruh masyarakat yang ada di Provinsi NTB. Berdasarkan hal tersebut peneliti menyimpulkan bahwa promosi melalui media sosial belum termasuk kategori efektif. Saran pada penelitian ini perpustakaan dapat memanfaatkan influencer untuk dapat menumbuhkan umpan balik penguna di media sosial. Perpustakaan juga dapat melakukan program kampanye khusus di media sosial, seperti kuis, giveaway, atau lomba, yang dapat meningkatkan keterlibatan pengguna dan membuat mereka lebih tertarik dengan layanan perpustakaan. Perpustakaan dapat memanfaatkan alat analitik media sosial untuk memahami preferensi dan perilaku pengguna. Data ini dapat digunakan untuk menyempurnakan strategi promosi dan memastikan bahwa konten yang diposting relevan dan menarik bagi target pengguna.} }