@thesis{thesis, author={HAERUL WALAD}, title ={TRANSPARANSI DALAM PELAYANAN PEMBUATAN E-KTP DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN LOMBOK UTARA}, year={2024}, url={http://repository.ummat.ac.id/10447/}, abstract={Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Utara merupakan lembaga pemerintah yang memeberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam pelayanan kependudukan, pada tahun 2013 pelayanan yang diberikan oleh Dinas dukcapil masih kurang masimal dan kurang transparan khususnya dalam pelayanan pembuatan E-KTP. Sebagai lembaga negara yang bertugas memberikan pelayanan yang maksimal serta transparan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Utara harus mengupayakan agar dimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal seta terbuka. Tujuan penelitian untuk melihat sejauh tranparansi pelayanan khususnya dalam pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk melihat gambaran yang sebenarnya yang terjadi di lokasi penelitian, dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang diperoleh peneliti dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pelayanan dalam pembuatan E-KTP oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Lombok Utara bisa dibilang sudah transparan, karena pihak Dukcapil sangat menekankan kepada tiga aspek penting agar dimana pelayanan bisa lebih maksimal dan transparan yakni: penyediaan informasi yang jelas, kemudahan akses informasi, dan adanya publikasi terkait alur pelayanan, dalam hal ini Dukcapil Kabupaten Lombok utara memanfaatkan media sosial seperti intagram dan facebook untuk mempublikasiskan terkait alur pelayanan yang diberikan. Faktor pendorong dan faktor penghambat transparansi pelayanan dalam pembuatan E-KTP faktor pendorong pelayanan yang transparan itu sendiri bisa melalui kepemimpinan yang kuat pemimpin yang bekomitmen dan sumber daya manusia yang kompeten. Faktor yang sampai saat ini selalu menjadi penghambat pelayanan yang transparan yakni yang pertama: Kurangnya komitmen dari pemimpin karena dengan kurangnya komitmen dari pemimpin akan menghambat pelayanan yang transparan praktik-praktik terbuka dan akuntabel.} }