@thesis{thesis, author={LUSIANA HERNAWATI}, title ={ANALISIS TENTANG INOVASI PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI PUSKESMAS BABAKAN}, year={2021}, url={http://repository.ummat.ac.id/1754/}, abstract={Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Babakan dengan tujuan untuk mengetahui pelaksanaan inovasi program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja, faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan antara lain yaitu dengan menentukan sampel responden sebanyak 20 orang yang menerima pelayanan di Puskesmas Babakan. Instrumen pengumpulan data menggunakan koensioner, angket dan wawancara untuk melengkapi data juga menggunakan wawancara. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif untuk data dari wawancara dan kuantitatif prosentase baris dari data hasil koesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel fasilitas kesehatan, pelaksanaan program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja terhadap tingkat kualitas pelayanan publik mencapai 65,00% merasa puas dan sangat puas, selanjutnya untuk variabel tenaga kesehatan mencapai 65,00% merasa puas dan sangat puas, variabel remaja mencapai 70,00% merasa puas dan sangat puas, variabel jejaring mencapai 80,00% merasa puas dan sangat puas dan terakhir variabel manajemen kesehatan mencapai 85,00% merasa puas dan sangat puas. Dengan demikian secara keseluruhan dari 5 variabel penelitian berada pada kategori puas dan sangat puas 70,00%. Sementara itu yang menjadi faktor pendukung meliputi ketersediaannya kualitas pegawai yang memiliki keterampilan dan kompetensi dibidangnya, tersedianya fasilitas ruangan tempat pemeriksaan ber-ac, dan minat dan partisipasi remaja untuk mengikuti kegiatan tinggi. Sedangkan yang menjadi faktor penghambatnya meliputi fasilitas kesehatan masih kurang lengkap seperti ruang konseling khusus untuk remaja dan kapasitas ruangan yang tidak memenuhi, dukungan dari masyarakat untuk program ini masih rendah, dan kurangnya kerjasama dibeberapa wilayah kerja. Berdasarkan hasil penelitian adapun saran yang diberikan yaitu perlu ditingkatkan sosialisasi lebih meluas, perlu penambahan pembiayaan terutama untuk sarana dan prasarana pendukung dan perlu pemnambahan pemberian pelatihan kepada tenaga kesehatan yang ada.} }