@thesis{thesis, author={HERI BUDIANSYAH}, title ={KAJIAN TEKNIS JALAN ANGKUT PADA SISTEM TAMBANG TERBUKA DI PT EKA PRAYA JAYA KECAMATAN PRINGGABAYA KABUPATEN LOMBOK TIMUR}, year={2021}, url={http://repository.ummat.ac.id/2015/}, abstract={PT. Eka Praya Jaya adalah perusahaaan yang bergerak dalam bidang konstruksi yang mengolah bahan baku sendiri sampai menjadi bahan jadi yang layak digunakan untuk konstruksi jalan. PT Eka Praya Jaya mendirikan base camp di peringga baya mulai pada bulan juni 2003 dan mulai beroprasi pada awal tahun 2004 dengan sistem penambngan terbuka dengan menggunakan metode quarry. Jenis bahan galian yang ditambang adalah bahan galian C yaitu batuan andesit.Setiap operasi penambangan memerlukan jalan tambang sebagai sarana infrastruktur yang vital di dalam lokasi penambangan dan sekitarnya. Jalan tambang berfungsi sebagai penghubung lokasi-lokasi penting, antara lain lokasi tambang dengan area crushing plant, pengolahan bahan galian, perkantoran, perumahan karyawan dan tempat-tempat lain di wilayah penambangan. Selain itu kondisi jalan tambang yang baik akan mengoptimalkan hasil produksi. Kemiringan jalan angkut tambang juga sangat perpengaru dalam aktipitas dum truk, kemiringan jalan maksimum berkisar antara 10% - 15% atau sekitar 6° - 8,50°. Dan untuk jalan naik turun lereng bukit lebih aman bila kemiringan jalan maksimum sekitar 8% (=4,50°). Dan lebar jalan angkut dengan jarak tempuh 610 m di dapatkan jalan angkut minimum 4 m dan 7 m. di hitung menjadi 4 lokasi lebar jalan angkut minimum PT. Eka Praya Jaya lokasi (1) 4m dengan menggunakan 1 jalur jalan angkut dengan lebar jalan 6.895 m pada lokasi (3) – lokasi (4). Jari – jari tikungan jalan angkut berhubungan dengan konstruksi alat angkut yang memiliki jari - jari tikungan rata –rata 9,385 khususnya jarak horizontal antara poros roda depan dan belakang.} }