@thesis{thesis, author={INAI NUR MUSLIMAH}, title ={STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI GADING KOTA MATARAM}, year={2021}, url={http://repository.ummat.ac.id/2442/}, abstract={Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman, dan strategi objck wisata Pantai Gading Kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Metode pengumpulan meliputi metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis SwOT Berdasarkan penjalasan dani bab-bab terdahulu, maka dapat menarik suatu Kesimpulan sebagai berikut: Peluang (Opportunities) daerah Parawisata Pantai Gading Kota Mataram bahwa pemerintah dalam mengembangkan pariwisata Pantai Gading adalah melakukan kerjasama dengan masyarakat sekitar baik pada bidang pengelolaan kelompok usaha di wisata maupun dalam pelestarian Pantai Gading itu sendiri. Ancaman (weaknesses) daerah Parawisata Pantai Gading Kota Mataram menyebabkan perekonomian masyarakat lokal khususnva masyarakat Lingkungan Mapak karena adanya investor dari luar sangat mempengaruh pada masyarakat lokal yang ada di Kota Mataram karena adanya investor ini yang menanamkan modalnya untuk mengembangakan objek wisata Pantai Gading sehingga pendapatan masyarakat Lingkungan Mapak berpengaruh adanya investor ini. Hal seperti ini harus dicegah karena merugikan masyarakat. Kekuatan (Strengths) daerah Parawisata Pantai Gading Kota Mataram tidak terlepas dan peranan pemerintah dan budaya masyarakat sekitar itu sendini. Budaya mempunyai peranan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan pariwisata. Kelemahan (weaknesses) daerah Parawisata Pantai Gading Kota Mataram yaitu kurangnya kerjasama masyarakat dengan pemerintah dalam mempromosikan daerah wisata Pantai Gading Selama ini peran dari pemerintah dalam mempromosikan daerah pariwisata Pantai Gading belum cukup baik sekali khususnya dari dinas pariwisata. Strategi yang bisa dilakukan pada objek wisata Pantai Gading di Kota Mataram meliputi obyek daya tarik wisata (attraction) aksesibilitas (accessibility), amenitas (amenities), fasilitas umum (ancillary service), dan kelembagaan (institutions).} }