@thesis{thesis, author={Syaidah Maratun Saliha}, title ={ANALISIS BIAYA LANGSUNG MEDIS PENGOBATAN INFEKSI SALURAN KEMIH MENGGUNAKAN KOMBINASI CEFTRIAXON-CEFIXIM DIBANDINGKAN DENGAN CEFTRIAXON TUNGGAL DI RSUD PROVINSI NTB}, year={2019}, url={http://repository.ummat.ac.id/281/}, abstract={Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi akibat adanya mikroorganisme dalam urin dan memiliki potensi untuk menginvasi jaringan-jaringan pada saluran kemih. ISK merupakan masalah kesehatan yang besar, dipandang dari proporsi populasi yang terkena, kelanjutan penyakit, serta biaya pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antibiotik yang mana yang lebih efisien antara kombinasi ceftriaxon-cefixim dibandingkan dengan ceftriaxon tunggal dengan perspektif payer (BPJS). Data yang diambil menggunakan metode restrospektif dengan melihat data keuangan di Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIRS)Sampel yang diambil adalah pasien yang menderita ISK yang dirawat inap selama 2016-2018 di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB yang memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 67 sampel. Pasien yang menggunakan ceftriaxon - cefixim sebanyak 33 pasien sedangkan pasien ynag menggunakan ceftriaxon sebnyak 33 pasien. Rata-rata biaya langsung medis penggunaan obat kombinasi ceftriaxon- cefixim sebanyak Rp.6.956.955,45. Rata – rata biaya langsung medis penggunaan obat tunggal ceftriaxon sebanyak Rp. 17.808.436,09. Kombinasi ceftriaxon-cefixim lebih efisien dengan selisih Rp.10.851.480,64. Kata kunci : Biaya langsung medis, ISK, rawat inap, obat kombinasi, obat tunggal} }