@thesis{thesis, author={MITA FEBRIANTI}, title ={TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MATARAM No.195/pdt.G/2020/PN MTR TENTANG KEABSAHAN JUAL BELI TANAH DIBAWAH TANGAN TERHADAP TANAH BERSERTIFIKAT}, year={2021}, url={http://repository.ummat.ac.id/3479/}, abstract={Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana keabsahan jual beli tanah dibawah tangan terhadap tanah bersertifikat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis normatif, penelitian hukum normatif adalah penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau bahan sekunder belaka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini untuk memecahkan masalah, yaitu dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan (the statute approach). Hasil dari penelitian adalah: 1) Bahwa keabsahan jual beli tanah di bawah tangan terhadap tanah yang bersertifikat sah menurut hukum adat, karena sudah terpenuhinya syarat materiil yang bersifat tunai, terang dan riil. Menurut Pasal 37 Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 harus dibuat oleh PPAT, jual beli yang dilakukan tanpa di hadapan PPAT tetap sah karena UUPA berlandaskan pada Hukum Adat (Pasal 5 UUPA). 2) Dasar pertimbangan hakim terhadap putusan, Majelis Hakim mengabulkan gugatan Penggugat karena para tergugat telah dipanggil secara sah dan patut tetapi tidak hadir dalam persidangan, sehingga Majelis Hakim menjatuhkan putusan verstek, putusan ini merupakan putusan yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim tanpa hadirnya tergugat dan tanpa alasan yang sah meskipun telah di panggil secara resmi dan patut. Putusan verstek ini merupakan pengecualian dari acara persidangan biasa sebagai akibat ketidakhadiran tergugat atas alasan yang tidak sah.} }