@thesis{thesis, author={Marsianus Lirang}, title ={KAJIAN PENAMBAHAN BUBUK JAHE MERAH TERHADAP MUTU TEH HERBAL DAUN KERSEN}, year={2021}, url={http://repository.ummat.ac.id/3746/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk jahe merah terhadap sifat kimia dan organoleptik teh herbal daun kersen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan melakukan percobaan di laboratorium. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu penambahan bubuk jahe merah pada pembuatan teh herbal daun kersen tediri atas 6 perlakuan yaitu = S0 tanpa penambahan bubuk jahe merah, S1 = penambahan bubuk jahe merah 2,5%, S2 = penambahan bubuk jahe merah 5%, S3 = penambahan bubuk jahe merah 7,5%, S4 = penambahn bubuk jahe merah 10%, dan S5 = penambahan bubuk jahe merah 12,5%. Data hasil pengamatan dianalisis dengan dengan Analisis keragaman (Analysis of variance) pada taraf nyata 5%. Bila terdapat perlakuan yang berpengaruh secara nyata (signifikan), maka diuji menggunakan (UJI BNJ) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan penambahan bubuk jahe merah memberikan pengaruh yang nyata terhadap sifat kimia (kadar air, kadar abu dan aktivitas antioksidan) serta sifat organoleptik skor nilai (aroma, warna air seduhan, rasa, dan warna bubuk) teh herbal daun kersen. Semakin banyak persentase penambahan bubuk jahe merah pada pembuatan teh herbal daun kersen maka kadar air, kadar abu, aktivitas antioksidan teh herbal daun kersen semakin meningkat dan sifat organoleptiknya semakin disukai. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan S5 yaitu penambahan bubuk jahe merah (12,5%) dengan kadar air (9,285 %), kadar abu (7,518%), kadar aktivitas antioksidan (90,323%), aroma sangat disukai (4,6) warna air seduhan hijau kekuningan (4,55), rasa sangat disukai (4,55) dan warna bubuk hijau kekuningan (4,65).} }