@thesis{thesis, author={Yanti Astuti}, title ={UJI AKTIVITAS ANTIMALARIA In vitro DARI EKSTRAK ETANOL BATANG TANAMAN ASHITABA (Angelica keiskei)}, year={2019}, url={http://repository.ummat.ac.id/39/}, abstract={Infeksi malaria sampai saat ini menjadi masalah kesehatan yang serius dan kompleks di dunia. Kesulitan pengobatan malaria disebabkan karena terjadinya resistensi parasit malaria terhadap obat sintetis. Salah satu alternatif untuk mencegah terjadinya resistensi adalah dengan memakai obat herbal seperti tanaman Ashitaba (Angelica keiskei). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol batang Ashitaba sebagai antimalaria pada parasit Plasmodium falciparum strain 3D7. Metode ekstraksi yang digunakan adalah ekstraksi maserasi. Pelarut yang digunakan adalah etanol 70%. Ekstrak batang Ashitaba di uji kandungan senyawa kimia dan aktivitas antimalaria terhadap Plasmodium falciparum strain 3D7 dengan konsentrasi 100, 10, 1, 0,1 dan 0,01 μg/ml. Hasil uji kandungan senyawa kimia dari ekstrak batang Ashitaba positif mengandung senyawa flavonoid dan kalkon. Ekstrak batang Ashitaba dengan konsentrasi 100, 10, 1, 0,1 dan 0,01 μg/ml memiliki nilai hambatan rata-rata sebesar 67,75%, 46,61%, 32,56%, 19,60%, dan 7,56%. Hasil uji aktivitas antimalaria ekstrak etanol batang Ashitaba mempunyai nilai IC50 11,07 μg/ml. Aktivitas antimalaria ekstrak etanol batang Ashitaba masuk dalam kategori aktivitas antimalaria yang baik karena nilai IC50 masuk dalam rentan 10-50 μg/ml. Kata kunci: Batang, Ahitaba (Angelica keiskei), antimalaria, Plasmodium falciparum} }