@thesis{thesis, author={LAELATUL MAFTUHAH}, title ={GAMBARAN BIAYA LANGSUNG MEDIS PADA PASIEN COVID-19 DENGAN KOMORBID DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD PROVINSI NTB TAHUN 2020}, year={2021}, url={http://repository.ummat.ac.id/3976/}, abstract={Biaya perawatan pasien COVID-19 ditanggung oleh negara menggunakan APBN dan APBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata total biaya langsung medis pasien COVID-19 dengan komorbid di Instalasi Rawat Inap RSUD Provinsi NTB tahun 2020 dengan perspektif pembayar/Payer. Metode pada penelitian ini yaitu observasional dengan pendekatan retrospektif. Komponen biaya yang dihitung meliputi biaya ruang perawatan, biaya visite/dokter, biaya farmasi, biaya perawatan, biaya laboratorium, biaya pelayanan lain dan biaya IGD. Komorbid terbanyak pasien COVID-19 yaitu penyakit komplikasi (39% ) dengan total biaya sebesar Rp. 9.242.525.507 dan rata-rata biaya penyakit komplikasi sebesar Rp. 11.583.307, pneumonia (9%) dengan total biaya sebesar Rp. 2.072.240.599 dan rata-rata biaya penyakit pneumonia sebesar Rp. 9.962.695, diabetes mellitus (9%) dengan total biaya sebesar Rp. 1.806.952.668 dan rata-rata biaya penyakit diabetes melitus sebesar Rp.8.687.270 dan hipertensi esensial (9%) dengan total biaya sebesar Rp. 1.351.444.425 dan rata-rata biaya penyakit hipertensi esensial sebesar Rp. 6.256.687. Hasil penelitian yaitu total anggaran untuk pasien COVID-19 dengan komorbid sebesar Rp. 22.226.148.366. Rata-rata biaya pasien COVID-19 dengan komorbid sebesar Rp. 71.926.056 dengan rata-rata perhari sebesar Rp. 13.800.098. Kesimpulan dari penelitian ini biaya tertinggi terdapat pada biaya farmasi yaitu sebesar Rp.52.046.729 dan biaya terendah adalah biaya pelayanan lain sebesar Rp.501.651.} }