@thesis{thesis, author={MELIANA AULIA}, title ={IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT-DD) PADA MASYARAKAT MISKIN YANG TERDAMPAK COVID-19 DI DESA PAOKMOTONG, KECAMATAN MASBAGIK, KABUPATEN LOMBOK TIMUR}, year={2022}, url={http://repository.ummat.ac.id/4269/}, abstract={Pada tahun 2020 Indonesia dilanda wabah yang cukup serius yaitu Pandemi Covid-19, adanya Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak buruk disegala aspek kehidupan terutama pada sektor perekonomian yang menyebabkan bertambahnya jumlah penduduk miskin. Dalam hal tersebut upaya dan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi masalah tersebut yaitu dengan cara mewujudkan program-program bantuan sosial salah satunya Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT-DD). Melalui program tersebut pemerintah berharap kedepannya bisa membantu meringankan beban masyarakat miskin khususnya yang terdampak Pandemi Covid-19 di Desa Paokmotong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif yang berisi metode untuk mengumpulkan data dalam bentuk tertulis atau lisan dari individu ataupun kelompok yang diamati dan bertujuan untuk membuat deskriptif atau gambaran secara sistematis mengenai fakta-fakta, sifat-sifat, dan aktivitas sosial. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan Donal van Metter dan Carl van Horn yang memuat 5 variabel indikator keberhasilan yang mempengaruhi kinerja implementasi kebijakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Paokmotong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur ini sudah dilaksanakan dengan baik sehingga tujuan kebijakan sudah tercapai, tetapi tidak maksimal dikarenakan adanya beberapa indikator dari dimensi-dimensi pelaksanaan kebijakan program bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) yang kurang dilaksanakan dengan baik seperti data yang tidak valid atau tidak sesuai dengan fakta dilapangan sehingga dalam hal tersebut terjadi ketidaktepatan sasaran.} }