@thesis{thesis, author={Halisah Halisah}, title ={PERTIMBANGAN PARTAI POLITIK DALAM PENCALONAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI DOMPU PADA PILKADA TAHUN 2020 (Studi DPD II Partai NasDem Kabupaten Dompu)}, year={2022}, url={http://repository.ummat.ac.id/5108/}, abstract={Pertimbangan partai politik dalam menyeleksi calon kepala daerah khususnya di Partai NasDem di Kabupaten Dompu. Pola penetapan calon kepala daerah ini bukan pada proses final sebuah penetapan, akan tetapi lebih pada proses munculnya sebuah penetapan terhadap calon kepala daerah yang diusung atau didukung oleh partai politik sendiri. Pola penetapan dalam proses rekrutmen setiap partai politik dalam menyeleksi calon kepala daerah baik di tingkat Kabupaten, Kota dan Provinsi memiliki pola rekrutmen dan pola penetapan yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, prosedur penelitian yang di sampaikan berupa data deskriptif berupa kata-kata tertulis, observasi dan wawancara mendalam dari beberapa orang atau prilaku yang diamati. Pendekatan yang digunakan secara mendalam adalah eskriftif analysis kualitatif, yaitu suatu pembahasan yang bertujuan untuk membuat gambaran terhadap data-data yang terkumpul dan tersusun dengan cara memberikan interpensi terhadap data-data terkait permasalahan yang sedang diteliti di Kabupaten Dompu. Pertimbangan partai NasDem dalam mencalonkan kepala Daerah: melalui penjaringan, penyaringan dan menetapkan calon terpilih untuk diteruskan ke DPW dan DPP Partai NasDem dalam proses yang disebut penjaringan, dimana di dalamnya dilaksanakan proses seleksi bakal calon internal yang berasal dari partai NasDem maupun pasangan calon eksternal diluar partai itu sendiri. Selain itu menampilkan figur yang mempunyai potensi tapi menampilkan figur yang popularitas, loyalitas dan sumbangsinya terhadap partai NasDem. Dalam hal ini Kabupaten Dompu memilih pada tahun 2020 partai NasDem mendukung pencalonan AKJ (Abdul Kader Jailani) dalam Pilakada Kabupaten Dompu. Dengan adanya sistem demokrasi Dari Rakyat Oleh Rakyat dan Untuk Rakyat membuka ruang bagi siapa saja untuk dipilih dan memilih sesuai dengan hati nuraninya yang tidak kalah pentingnya adalah masyarakat bisa menjadi kader partai dengan potensi yang dimilikinya.} }