@thesis{thesis, author={DICKY HARISANDI}, title ={ARAHAN PEMANFAATAN RUANG PADA KONDISI RESAPAN AIR BAGIAN HULU DAS KELEP DALAM MENCEGAH BENCANA BANJIR}, year={2022}, url={http://repository.ummat.ac.id/5748/}, abstract={Bencana banjir terjadi di wilayah Kecamatan Sekotong dan Lembar. Sesuai dengan RTRW Kabupaten Lombok Barat Tahun 2011-2031, dijelaskan bahwa daerah yang termasuk dalam rawan bencana banjir meliputi Kecamatan Batulayar, Gunung Sari, Labuapi, Lembar, dan Sekotong. Selain itu, bencana banjir juga terjadi di Kabupaten Lombok Tengah yaitu Kecamatan Praya Barat Daya pada tahun 2021. Menurut Kalak BPBD Lombok Barat, menyebut bahwa identifikasi awal dari BPBD mengenai banjir disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi, banyak sungai yang dangkal, serta minimnya daerah resapan di kawasan tersebut. Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelep merupakan salah satu DAS yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya terletak di Kabupaten Lombok Barat dan sebagian daerahnya masuk wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Sungai Telaga Lebur merupakan salah satu sungai yang berada pada sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelep, yang cabangnya bertemu di hilir dekat muara sungai Kelep. Penelitian dilakukan untuk menentukan arahan pemanfaatan ruang pada kondisi resapan air bagian Hulu DAS Kelep dalam mencegah bencana banjir. Metode yang digunakan yaitu penelitian kombinasi (mix method) dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis yang digunakan yaitu overlay. Penelitian ini menghasilkan delineasi bagian Hulu DAS Kelep, kemampuan infiltrasi alami, kemampuan infiltrasi aktual, kelasifikasi kondisi resapan air, serta arahan pemanfaatan ruang pada bagian hulu DAS Kelep.} }