@thesis{thesis, author={WAROATUL HIKMAYANI}, title ={KAJIAN PENAMBAHAN SERBUK LIMBAH PLASTIK PADA CAMPURAN ASPAL PANAS TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK MARSHAL}, year={2022}, url={http://repository.ummat.ac.id/5953/}, abstract={Jalan raya merupakan fasilitas transportasi darat yang berperanan penting dalam menunjang aktivitas manusia serta mencakup semua bagian jalan, termasuk bagian pelengkap yang dipergunakan bagi transportasi. Kerusakan jalan disebabkan oleh kendaraan berat yang melintas secara berlebihan, yang mengakibatkan regangan dan tegangan pada berbagai lapisan permukaan jalan. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas campuran aspal adalah dengan penambahan plastik. Penambahan serbuk limbah plastik dalam campuran aspal dimaksudkan untuk mengurangi sampah plastik dan meningkatkan mutu aspal yang memiliki daya layan yang lebih lama dibandingkan aspal tanpa penambahan serbuk limbah plastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk limbah plastik pada campuran Lapis Aspal Beton AC-WC yang merupakan salah satu bagian dari lapis perkerasan yang berfungsi sebagai lapis aus yang berhubungan langsung dengan aktivitas lalu lintas. Pengujian ini dilakukan di laboratorium Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Nusa Tenggara Barat. Variasi penambahan serbuk limbah plastik yang digunakan pada penelitian ini adalah 1%, 3%, 5%, dan 7%.Dari hasil pengujian Marshall didapatkan Nilai stabilitas optimum pada variasi penambahan serbuk limbah plastik 1%, sedangkan nilai minimum terdapat pada variasi penambahan serbuk limbah plastik 3%. Nilai kelelehan (flow) semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penambahan serbuk limbah plastik. Nilai Marshall Quotient optimum pada penambahan 1% sebesar 512 Kg/mm, sedangkan nilai minimum terdapat pada penambahan 5% sebesar 366 Kg/mm. Nilai VMA semakin menurun pada setiap penambahan serbuk limbah plastik. Nilai VIM tertinggi terdapat pada penambahan 1% sebesar 7,24 %, sedangkan nilai minimum terdapat pada penambahan 7% sebesar 5,61 %. Nilai VFA tertinggi terdapat pada penambahan 7% sebesar 70,18 %, sedangkan nilai minimum terdapat pada penambahan 1% sebesar 65,05%. Kata Kunci : Jalan, serbuk limbah plastik, AC-WC, Marshal} }