@thesis{thesis, author={ARTIANA KARISMA}, title ={PENGARUH PEMANFAATAN SERAT AMPAS TEBU SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN DALAM CAMPURAN BATA BETON (BATAKO) TERHADAP SIFAT MEKANIK}, year={2020}, url={http://repository.ummat.ac.id/682/}, abstract={Beton ringan atau beton cetak ringan yaitu beton yang agregat nya diganti dengan agregat ringan seperti agregat halus, semen , air dengan perbandingan tertentu. Batako merupakan salah satu beton ringan cetak yang saat ini sering digunakan dalam pembuatan dinding, karena batako lebih praktis dan lebih efisien waktu. Batako dalam penilitian ini dikembangkan sedimikian rupa dengan adanya penambahan campuran antara lain dengan menambahkan serat ampast tebu dengan variasi panjang serat ampas tebu. Serat ampas tebu (baggase) merupakan limbah organik yang banyak dihasilkan di pabrik-pabrik pengolahan gula tebu dan bahkan para penjual es tebu. Selama ini pemanfaatan ampas tebu masih terbatas sebagai pakan ternak, bahan baku pembuatan pupuk, pulp, particle board. Pemanfaatan serat ampas tebu sebagai bahan tambahan dalam campuran batako akan mempunyai arti yang penting yaitu dari segi peamanfaatan limbah industry khususnya industry pembuatan hasil olahannya. Tugas akhir ini merupakan studi eksperimental untuk meninjau pengaruh serat ampas tebu sebagai bahan tambah campuran batako dengan persantase volume terhadap benda uji yaitu sebanyak 0% dan 1% dengan aspek rasio 25,50,75,100. Hasil pengujian batako yang dilakukan di Laboratotium Struktur dan Bahan Universitas Mataram menunjukkan bahwa pengaruh serat ampas tebu terhadap kuat tekan batako dengan variasi panjang serat 0,5 cm, 1 cm, 1,5 cm dan 2 cm mengalami kenaikan dibandindkan dengan batako normal, dengan nilai kuat tekan sebesar 9,28 Mpa, 10,36 Mpa, 7,92 Mpa dan 4,48 Mpa, sedangkan untuk batako normal sebesar 6,52 Mpa. Pengujian kuat tarik belah dengan nilai sebesar 0,19 Mpa , 0,16 Mpa, 0,32 Mpa dan 0,13 Mpa, sedangkan batako normal sebesar 0,24 Mpa. Hasil untuk pengujian daya serap air secara berturut-turut dari batako normal sebesar 15,70%, 28,15%, 27,10%, 31,11% dan 31,67%. Untuk nilai densitas batako sebesar 1,46 gr/cm3, 1,62 gr/cm3, 1,65gr/cm, 1,66 gr/cm3 dan 1,50 gr/cm3. Sehingga penambahan serat ampas tebu jika ditinjau dari kuat tekan menghasilkan kuat tekan yang lebih tinggi daripada batako normal dengan kuat tekan optimum terjadi pada 1 cm., dan jika ditinjau dari kuat tarik belah variasi panjang serat terbaik yaitu 1,5 cm, untuk daya serap air dan densitascbatako dengan penambahan serat ampas tebu semakin tinggi dibandingkan dengan batako tanpa penambahan serat amps tebu. Kata Kunci : Batako, Serat Ampas Tebu, Sifat Mekanik} }