@thesis{thesis, author={BIYAN KAMARUZZAMAN}, title ={ANALISA TINGKAT KESELAMATAN LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN DENGAN METODE TRAFFIC CONFLICT TECHNIQUE (TCT) (STUDI KASUS : SIMPANG EMPAT REMBIGA KOTA MATARAM)}, year={2023}, url={http://repository.ummat.ac.id/6862/}, abstract={Dalam upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas pada persimpangan diperlukan sebuah analisa. Salah satu metode yang bisa digunakan yaitu metode Traffic Conflict Technique (TCT). TCT merupakan metode dalam melakukan pengamatan, yaitu dengan menganalisa atau mengidentifikasi sebuah kecelakaan yang hampir terjadi (Near-Missed Accident) yang berhubungan dekat dengan kecelakaan. Untuk mengetahui bagaimana tingkat keselamatan pada Simpang Empat Rembiga kota Mataram, jenis ? jenis kendaraan yang terlibat konflik pada Simpang Empat Rembiga Kota Mataram, konflik - konflik apa saja yang dapat menyebabkan timbulnya kecelakaan pada Simpang Empat Rembiga kota Mataram. Pada lokasi penelitian yaitu Simpang Empat Rembiga Kota Mataram terdapat konflik kendaraan serious conflict sebanyak 82 konflik pada pukul 07:00 ? 09:00 dan 72 konflik pada pukul 12:00 ? 14:00. Sedangkan konflik kendaraan non serious conflict sebanyak 104 konflik pada pukul 07:00 ? 09:00 dan 82 konflik pada pukul 12:00 ? 14:00. Dengan begitu Simpang Empat Rembiga Kota Mataram masih dapat didefinisikan sebagai persimpangan dengan kategori non serious conflict. Berdasarkan analisis tingkat keselamatan menggunakan metode traffic conflict technique (TCT) pada Simpang Empat Rembiga Kota Mataram, dengan hasil pengamatan masih banyak para pengguna jalan khususnya kendaraan sepeda motor yang tidak menaati peraturan lalu lintas, hal ini dibuktikan dengan jenis kendaraan yang paling banyak mengalami konflik kendaraan yaitu sepeda motor dengan sepeda motor.Tipe konflik bergabung (merging) merupakan konflik yang paling banyak terjadi pada Simpang Empat Rembiga Kota Mataram yaitu sebesar 136 non serious conflict dan 86 mengakibatkan terjadinya serious conflict.} }