@thesis{thesis, author={AKHIRUL DANDI KURNIAWAN}, title ={Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Biji Asam Jawa (Tamarindus Indica L.) dengan Metode KLT (Kromatografi Lapis Tipis)}, year={2021}, url={http://repository.ummat.ac.id/6995/}, abstract={asam jawa adalah tanaman tradisional diberi nama Asam Jawa karena rasanya yang asam dan sangat banyak ditemukan di pulau jawa. Tamarindus indica L. ini dapat dikatakan sebagai tumbuhan multiguna dikarenakan hampir seluruh bagian dari tumbuhan ini dapat dimanfaatkan. Menurut identifikasi fitokimia, tanaman ini mengandung flavonoid, tanin, glikosida dan saponin. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder ekstrak etanol biji asam jawa (Tamarindus Indica L.) dengan metode pewarnaan dan metode KLT. Penelitian ini menggunakan eksperimental menggunakan metode pewarnaan dan metode KLT. Hasil penelitian ini pada uji skrining fitokimia menggunakan metode pewarnaan ekstrak etanol biji asam jawa (Tamarindus Indica L) mengandung senyawa saponin, tanin, alkalid, dan terpenoid. Sedangkan untuk hasil skrining fitokimia dengan metode KLT ekstrak etanol biji asam jawa (Tamarindus Indica L) positif mengandung senyawa saponin, tanin dan alkaloid. Sehingga dapat disimpulkan bawa skrining fitokimia ekstrak etanol biji asam jawa (Tamarindus Indica L) memiliki senyawa metabolit sekunder seperti saponin, tanin, alkaloid dan tepenoid. Menggunakan uji KLT ekstrak etanol biji asam jawa (Tamarindus Indica L) terkandung senyawa saponin dengan nilai Rf 0,4, Tanin dengan nilai Rf 0,8 dan alkaloid dengan nilai Rf 0,9.} }