A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionp7hqb1parsp79pq4gotpqcb8p9en1oro): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={JOHANANDHA FANDHY RAMADHAN},
title ={ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA
KEUANGAN PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk
PERIODE TAHUN 2014-2018},
year={2020},
url={http://repository.ummat.ac.id/788/},
abstract={Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kinerja keuangan perusahaan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk periode tahun 2014 hingga 2018. Keberhasilan sebuah perusahaan dalam mencapai tujuannya dan memenuhi kebutuhan masyarakat sangat bergantung pada kinerja perusahaan. Salah satu cara melakukan pengukuran atau penilaian kinerja adalah dengan menganalisis laporan
keuangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu analisis yang didasarkan pada perhitungan data. Untuk data yang digunakan yaitu data sekunder berupa laporan keuangan periode tahun 2014 hingga 2018, menggunakan perhitungan rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan
profitabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dalam keadaan likuid jika dilihat dari rasio likuiditas karena dari current ratio dan quick ratio berada di atas standar industri. Dilihat dari rasio solvabilitas, kinerja keuangan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dapat dikatakan solvable karena
ditinjau dari debt to equity ratio, dan debt to asset ratio berada di bawah standar industry. Namun kinerja keuangan keuangan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk jika ditinjau dari rasio aktivitas (receivable turnover ratio, inventory turnover ratio, working capital turnover ratio, fixed assets turnover ratio, dan total assets turnover
ratio) dan rasio profitabilitas (net profit margin, return on investment, dan return on equity) tidak maksimal karena laba perusahaan yang terus turun dan tidak efektifnya perusahaan dalam memanfaatkan aktivanya.}
}