@thesis{thesis, author={MUHAMMAD HAIRUL TAMIMI}, title ={PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK CANGKANG TELUR TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK TANAH LEMPUNG}, year={2023}, url={http://repository.ummat.ac.id/8247/}, abstract={Tanah lempung ekspansif merupakan jenis tanah dengan karakteristik fisik yang rentan terhadap perubahan kembang susut yang tinggi dikarenakan adanya perubahan kadar air, sehingga daya dukung sangat dipengaruhi oleh kadar air.Tanah di Desa Sakra memiliki daya dukung tanah yang rendah mengakibatkan jalan diatasnya terjadi retak-retak dan bergelombang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik tanah lempung sebelum dan sesudah ditambahkan serbuk cangkang telur. Sampel tanah yang diuji pada penelitian ini adalah tanah lempung yang berasal dari Desa Sakra Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini dilakukan di laboratorium mekanika tanah Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Mataram. Bahan stabilisasi yang digunakan yaitu serbuk cangkang telur, dengan variasi serbuk 3%, 6%, dan 9%. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian sifat fisik dan mekanik dari tanah lempung dan tanah lempung yang sudah dicampur dengan variasi serbuk cangkang telur. Adapun pengujian sifat fisik yang dilakukan antara lain pengujian kadar air, berat volume, berat jenis, batas cair, batas plastis, indeks plastis, analisa saringan, hidrometer dan pemadatan. Untuk sifat mekanik dengan pengujian CBR tanpa rendaman (unsoaked) dan CBR rendaman (soaked). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, tanah asli diklasifikasikan sebagai CH (Clay High Plasticity) tanah lempung dengan plastisitas tinggi menurut sistem klasifikasi USCS, sedangkan menurut sistem klasifikasi AASTHO termasuk tanah kelompok A-7-5 (24). Hasil pengujian CBR tanpa rendaman (unsoaked) pada tanah asli diperoleh hasil 15,84%, CBR rendaman (soaked) 4,64%, setelah penambahan serbuk cangkang telur di peroleh CBR tanpa rendaman (unsoaked) optimum pada variasi campuran 6% dengan nilai CBR sebesar 25,52%, CBR rendaman (soaked) sebesar 7,92%. Hal ini telah menunjukan nilai CBR telah memenuhi standard yang mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018.} }