@thesis{thesis, author={LALU GALIH TANDAYU}, title ={PENGARUH BAHAN TAMBAHAN HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL LASTON AC-BC}, year={2024}, url={http://repository.ummat.ac.id/9048/}, abstract={Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang memegang peranan penting dalam menunjang aktivitas manusia yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang di peruntukkan untuk lalu lintas baik menggunakan kendaraan maupun jalan kaki yang menghubungkan dari satu daerah ke daerah lain. Sehingga upaya untuk mengingkatkan kualitas perkerasan jalan dilakukan salah satunya dengan cara menambahkan bahan adiktif seperti High Density Polyethylene (HDPE) dari limbah botol shampoo plastik dengan variasi 2%, 4%, 6%, dan 8% untuk mengetahui kadar optimum campuran High Density Polyethylene (HDPE) pada laston. Dalam penelitian ini metode pengujian yang digunakan yaitu metode marshall. Metode marshall adalah pengujian yang dilakukan untuk mengetahui nilai ketahanan (stability) terhadap kelelehan plastik (flow) dari suatu campuran aspal. Standar yang di gunakan dalam penelitian ini mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan menggunakan rencana campuran spesifikasi umum Bina Marga 2018. Dari hasil nilai dari jenis berat campuran VMA, VFA, stabilitas, flow dan MQ memenuhi syarat spesifikasi Bina Marga 2018 dari semua variasi penambahan botol shampo yaitu variasi 2%, 4%, 6%, dan 8%, tetapi pada VIM tidak memenuhi syarat yang di tentukan pada nilai penambahan di variasi 2%, 4% dan 8% akan tetapi nilai VIM masuk spesifikasi pada variasi penambahan 6% dengan nilai 4,11%. Variasi yang memenuhi syarat pengujian marshall yaitu pada variasi penambahan botol shampo 6% dengan nilai stabilitas 1460 kg, flow dengan nilai sebesar 2,09 mm, marshall Quotient memiliki nilai sebesar 688 kg/mm, kemudian pada nilai VMA sebesar 19,37%, nolai VIM sbesar 4,11%, dan nilai VFA sebesar 77,69%.} }