A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionrcehk9pldpihlflc0krbf27f53kjlbph): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Anjanny Febriyanti Anjanny},
title ={KRITIK SOSIAL PADA LIRIK LAGU SOTOY KARYA IPANG
LAZUARDI DAN IWA K},
year={2024},
url={http://repository.umt.ac.id/id/eprint/931/},
abstract={Penelitian ini menganalisis lirik lagu ?Sotoy? karya Ipang Lazuardi dan Iwa K sebagai bentuk kritik sosial yang telah menarik perhatian luas di kalangan pendengar musik. Kedua
seniman ini menyampaikan aspirasi dan pengamatan mereka tentang kehidupan sosial yang mereka alami dan saksikan di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengungkapkan makna kritik sosial yang terkandung dalam lirik lagu tersebut, yang telah berkontribusi pada popularitas dan minat masyarakat dalam mendengarkannya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis semiotika Michael Riffarterre. Pendekatannya ini melalui empat tahap untuk menemukan makna dalam lirik lagu, yaitu
pembacaan heuristik dan hermeneutik, matriks, model, varian, dan hipogram. Pada penerapan metode ini, penelitian diharapkan dapat mengidentifikasi dsn menjelaskan elemen-elemen kritik sosial yang disampaikan dalam lagu ?Sotoy?, sehingga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana karya musik dapat berfungsi sebagai media kritik sosial yang efektif. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada kajian musik dan kritik sosial, serta
memberikan wawasan tentang bagaimana lirik lagu dapat digunakan sebagai alat unutk menyampaikan pesan-pesan sosial yang penting.
Kata kunci : kritik sosial, musik rock, semiotika michael rifarterre, semiotika}
}