@thesis{thesis, author={WULANDARI Desi}, title ={Kandungan Akrilamida, Sifat Organoleptik Cimol Dan Kandungan Peroksida Serta Asam Lemak Bebas Pada Minyak Bekas Penggorengan Cimol Sekitar Kampus Jurusan Fakultas Teknologi Pertanian I Kandungan Akrilamida, Sifat Organoleptik Cimol Dan Kandungan Perok}, year={2021}, url={}, abstract={Jajanan yang digoreng (gorengan) sangat digemari oleh semua kalangan, hal ini karena gorengan tergolong murah, mudah didapat, serta mempunyai cita rasa enak yang sesuai dengan selera kebanyakan masyarakat. Di sisi lain, terlalu sering mengonsumsi gorengan dapat menyebabkan efek negatif bagi tubuh seperti meningkatkan kadar kolestrol darah, menyebabkan terjadinya peningkatan resiko terkena stroke dan penyakit jantung, serta dapat menghasilkan zat pemicu kanker (karsinogenik). Salah satu jenis gorengan dikonsumsi di daerah sekitar kampus Universitas Jember yaitu cimol. Penggunaan minyak goreng secara berulang dengan suhu tinggi (160-200°C) pada produk cimol dapat memicu adanya pembentukan senyawa kimia seperti akrilamida, peningkatan asam lemak bebas, dan peningkatan angka peroksida pada produk tersebut.} }