A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={ABUBAKAR and NOVITA and Prof. },
title ={RELUNG EKOLOGI BELALANG PADA
TANAMAN JAGUNG (Zea mays)},
year={2014},
url={},
abstract={Penelitian ini bertujuan untuk melihat relung ekologi belalang yang terdiri dari relung makan dan relung waktu pada fase pertumbuhan vegetatif dan generatif pada tanaman jagung. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. dan teknik pengumpulan data dengan menghitung relung ekologi belalang yang terdiri dari relung makan dan relung waktu belalang pada tanaman jagung. Relung makan diamati dan dihitung jumlah belalang yang makan tanaman jagung ( daun, batang, buah), dan untuk relung waktu menghitung keseluruhan belalang yang makan tanaman jagung (daun, batang, buah) yang ada pada relung makan pada pagi hari pukul08.00-11.00) dan sore hari pukul(17.00-18.00). Penelitian dilakukan dilahan pekebunan jagung Desa Motilango Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolongo, selama fase pertumbuhan vegetatif dan generatif dari umur jagung 5 hari sampai 76 hari mendapatkan hasil yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase pertumbuhan vegetatif terdapat jumlah belalang pada relung makan bagian daun nilai rata-rata 4 ekor/231m2, 2 ekor/231m2. Pada fase pertumbuhan generatif terdapat jumlah belalang pada relung makan bagian daun nilai rata-rata 16 ekor/231m2, batang 3 ekor/ m2, buah 1 ekor/ m2 dan relung waktu pagi hari nilai rata-rata 8 ekor/231m2, sore hari 12 ekor/231m2.batang 1 ekor/231m2 dan relung waktu pagi hari nilai rata-rata 3 ekor/231m2, sore hari }
}