A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Dr and RAKHMAWATY and SUCI }, title ={ISOLASI DAN KARAKTERISASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI BIJI TOMBILI (Caesalpinia bonduc (L) Roxb)}, year={2016}, url={}, abstract={Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengkarakterisasi senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam biji tombili (Caesalpinia bonduc (L.) Roxb). Metode penelitian yang dilakukan adalah isolasi senyawa untuk memperoleh isolat murni. Dari 1,5 kg sampel dimaserasi dengan pelarut metanol menghasilkan ekstrak metanol 85,79 gram. 33,34 gram ekstrak dipartisi dengan n-heksan, etil asetat dan air, masing-masing fraksi menghasilkan 4,5 gram, 1,6 gram, dan 9,34 gram ekstrak kental. Uji fitokimia dari isolat memberikan hasil yang positif terhadap senyawa flavonoid, terpenoid, alkaloid, tanin dan saponin. Hasil penelitian menunjuukkan bahwa senyawa yang diperoleh dari biji tombili berupa kristal bewarna putih. Uji KLT dua dimensi dengan dua perbandingan campuran eluen yaitu n-heksan : etil asetat (9:1) sebagai E1 dengan harga Rf 0,295 dan n-heksan: MTC: aseton (7:1:2) sebagai E2 dengan harga Rf 0,55 menghasilkan noda tunggal. Identifikasi Spektroskopi IR menghasilkan gugus-gugus fungsi ulur C-H (3579.58 cm-1), ulur C-H alifatik (2926.01 cm-1 dan 2868.15 cm-1), ulur C=O (1743.65 cm-1), ulur C=C aromatik (1649.14 cm-1 dan 1510.26 cm-1), tekuk C-H (1460.11 cm-1 dan 1438.9 cm-1) dan ulur C-OH (1031.92 cm-1 dan 997.2 cm-1) yang kemungkinan merupakan senyawa terpenoid. Hasil ini didukung oleh data spektrofotometer UV-Vis dengan serapan panjang gelombang 236,00 nm diakibatkan oleh adanya transisi elektron-elektron yang tidak berikatan ke orbital anti ikatan (nâ'*) yang disebabkan oleh adanya gugus kromofor C=O. Kata kunci : Isolasi, karakterisasi, Senyawa Metabolit Sekunder, Caesalpinia bonduc} }