A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={DEWA and Dr. }, title ={PENGGUNAAN MULSA VERTIKAL PADA LAHAN KERING UNTUK MENEKAN EROSI DAN ALIRAN PERMUKAAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG }, year={2013}, url={}, abstract={ABSTRAK DEWA OKA SUPARWATA/613408016. Penggunaan Mulsa Vertikal pada Lahan Kering untuk Menekan Erosi dan Aliran Permukaan serta Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung. Dibawah bimbingan oleh Nurmi sebagai pembimbing I dan Mohamad Ikbal Bahua sebagai pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh mulsa vertikal dalam menekan aliran permukaan dan erosi tanah, (2) pengaruh mulsa vertikal terhadap pertumbuhan dan produksi jagung, dan (3) korelasi antara aliran permukaan dengan erosi dan mengetahui korelasi antara aliran permukaan dan erosi dengan produksi pada penggunaan mulsa vertikal. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Maret sampai Juli 2012, bertempat di Desa Bulontala, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, dengan kemiringan lereng yakni + 15%. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 3 taraf perlakuan: (a) P0 kontrol, (b) P1 (mulsa vertikal dengan panjang 1 m, lebar 0,5 m dan dalam 0,4 m), dan (c) P2 (mulsa vertikal dengan panjang 1 m, lebar 0,5 m dan dalam 0,5 m). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 9 unit petak percobaan. Parameter pengamatan meliputi aliran permukaan, erosi, pertumbuhan tanaman dan produksi. Analisis data dilakukan dengan Analisis Of Varians (Anova) menggunakan program pengolah data SAS. Perlakuan P1 menimbulkan aliran permukaan dan erosi tanah yang nyata lebih rendah (aliran permukaan = 108,19 m3 ha-1 dan erosi = 683,0 Kg ha-1). Perlakuan P1 berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan diameter batang (2,21 cm) dan meningkatkan produksi pipilan jagung kering panen (3,28 ton ha-1). Aliran permukaan berkorelasi positif dengan erosi serta aliran permukaan dan erosi berkorelasi negatif dengan produksi. Kata kunci: Mulsa vertikal, lahan kering, aliran permukaan, erosi, pertumbuhan, produksi } }