A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={AULIA and Dr. Ir. Roland and Prof. Dr. Ir. Rahman }, title ={STRATEGI PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR BERBASIS KOMODITI UNGGULAN DI KAWASAN AGROPOLITAN KABUPATEN SOPPENG}, year={2013}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/10219/}, abstract={AULIA SARASWATY. Strategi Pengembangan Infrastruktur Berbasis Komoditi Unggulan di Kawasan Agropolitan Kabupaten Soppeng (dibimbing oleh RAHMAN MAPPANGAJA dan ROLAND A. BARKEY). Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis status komoditi unggulan (padi dan jagung) di kawasan agropolitan Kabupaten Soppeng dan (2) merumuskan strategi pengembangan infrastruktur berbasis komoditi unggulan untuk mendukung percepatan pengembangan kawasan agropolitan di Kabupaten Soppeng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara terhadap informan yang berkompeten dan mengakses data dari instansi terkait. Data diolah dan dianalisis dengan metode Location Quentiont (LQ) dan metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LQ untuk komoditi unggulan, khususnya tanaman pangan berdasarkan luas areal panen tahun 2007 sampai 2011 bervariasi. Dengan hasil perhitungan tersebut, komoditi padi dan jagung bernilai LQ>1. Range nilai LQ untuk komoditi padi pada kawasan agropolitan lima tahun terakhir (2007-2011) yaitu ratarata 1,00. Begitu pula halnya dengan komoditi jagung, range nilai LQ lima tahun terakhir berkisar antara 1,21-1,62. Pemilihan alternatif strategi yang diprioritaskan untuk pengembangan infrastruktur kawasan agropolitan adalah meningkatkan infrastruktur penunjang berbasis komoditi unggulan misalnya peningkatan implementasi sarana pertanian, pengolahan dan jasa penunjang seperti renovasi badan pengelola sub terminal agribisnis (STA), peningkatan implementasi pasar hasil pertanian untuk memanfaatkan peluang ekspor. Kata kunci: Komoditi unggulan, Location Quentiont (LQ), Strategi pengembangan infrastruktur} }