A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Prof. Dr. Ir. Amran and Yulianti }, title ={EKSTRAKSI β-KAROTEN DARI WORTEL DENGAN PELARUT HEKSANA DAN PETROLEUM ETER EXTRACTION OF β-CAROTENES FROM CARROTS WITH HEXANE AND PETROLEUM ETHER SOLVENT}, year={2013}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/10255/}, abstract={YULIANTI. Ekstraksi ?-Karoten dari Umbi Wortel Dengan Pelarut Heksana Dan Petroleum Eter (Dibimbingan oleh Amran Laga Dan Meta Mahendradatta) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelarut yang sesuai untuk mengekstrak beta karoten pada wortel dan pengaruh lama penyimpanan dingin setelah sentrifugasi terhadap kandungan beta karoten. Metode pengekstraksian beta karoten dilakukan dengan metode ekstraksi satu tahap dan ekstraksi bertingkat. Ekstraksi satu tahap dilakukan dengan menggunakan pelarut heksana dan petroleum eter serta campuran pelarut antara heksana dengan petroleum eter (50 : 50, 75 :25, 75 : 25), sedangkan ekstraksi bertingkat dilakukan dengan tiga kali ekstraksi,ekstraksi pertama dengan pelarut heksana, kedua dengan pelarut petroleum eter dan ketiga dengan campuran pelarut heksana dengan petroleum eter (75 : 25). Hasil ekstraksi disimpan selama 20 jam dan 40 jam di dalam refrigerator (4oC), kemudian pelarut dan sampel dipisahkan dengan metode sentrifugasi (10000 rpm, 15 menit, 5oC). Sampel dikeringkan dengan menggunakan freeze dryer ±7 jam. Berdasarkan hasil penelitian ekstraksi satu tahap umbi wortel, kandungan beta karoten tertinggi (6.784 mg/100 g) pada perlakuan campuran pelarut antara heksana dengan petroleum eter (50 : 50) dengan lama penyimpanan dingin selama 40 jam. Rendemen tertinggi (0.58%) pada perlakuan pelarut heksana dengan lama penyimpanan dingin selama 40 jam. Penggunaan 1 g bubuk pewarna beta karoten mampu mewarnai 1 liter sampel (minyak). Hasil ekstraksi bertingkat menunjukkan penggunaan pelarut pertama tidak melarutkan beta karoten secara keseluruhan, pada pelarut kedua dan ketiga masih terdapat beta karoten yang terlarut. Kata kunci : wortel, ekstraksi, beta karoten, heksana, petroleum eter} }