A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Dr. Ir. Roland Alexander and Sainab }, title ={FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESILIENSI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK PERUBAHAN IKLIM DI KEPULAUAN SPERMONDE}, year={2011}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/10293/}, abstract={SAINAB HUSAIN. Faktor yang Mempengaruhi Resiliensi Masyarakat Terhadap Dampak Perubahan Iklim di Kepulauan Spermonde (dibimbing oleh Roland A. Barkey dan Sebastian Ferse) Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat kepulauan terhadap perubahan iklim, (2) fatorfaktor yang mempengaruhi kapasitas masyarakat memiliki daya lenting atau kemampuan beresiliensi beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim, dan (3) strategi dan bentuk adaptasi masyarakat dalam mengantisipasi dan menyiasati dampak perubahan iklim. Penelitian ini bersifat deskriptif melalui pendekatan eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui obsevasi, dokumentasi, dan kajian pustaka. Data analisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat kepualuan Spermonde telah memahami dan menyadari adanya perubahan iklim yang terjadi di sekitar mereka, Masyarakat menyadari dampak perubahan iklim dapat mempengaruhi kelangsungan hidup di kepulauan. Faktor internal yang mempengaruhi resiliensi masyarakat untuk beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim yaitu tingkat pengetahuan masyarakat, tingkat kesejahtraan, kepedualian dan keikut sertaan masyarakat terhadap program keberlanjutan sumberdaya alam, dan hubungan kekeluargaan. Faktor eksternal berupa intervensi dari luar mempengaruhi kebijakan kapasitas dan ketahanan masyarakat, yaitu informasi dan komunikasi, kelembagan, kebijakan dan sarana dan prasarana. Masyarakat Kepulauan Spermonde telah melakukan berbagai tindakan adaptasi dalam mengantisipasi dan menyiasati dampak perubahan iklim tanpa ataupun dengan bantuan pemerintah. Masyarakat memiliki kapasitas untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim dengan berbagai cara, yaitu pola berpindah dari tempat yang rawan abrasi, penanaman pohon bakau, pemasangan tanggul sederhana untuk mengurangi abrasi, penyesuaian waktu melaut, mencari sumber penghasilan lain, dan pembuatan alat teknis penyaring dan penampungan air hujan} }