A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Prof. Dr. Ir. Baharuddin and YUSRI }, title ={DAMPAK AKTIVITAS MASYARAKAT TERHADAP FUNGSI HUTAN LINDUNG PULAU JAMPEA}, year={2012}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/10515/}, abstract={YUSRI ADIY. Dampak Aktivitas Masyarakat terhadap Fungsi Hutan Lindung Pulau Jampea. (dibimbing oleh Baharuddin Nurkin dan Yusran Yusuf). Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) bentuk-bentuk aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat didalam dan disekitar kawasan hutan lindung Pulau Jampea. (2) dampak yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut terhadap fungsi hutan lindung Pulau Jampea. Penelitian ini dilaksanakan di Pulau Jampea Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kombinasi antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dalam penelitian ini ada dua jenis data yaitu data primer dengan wawancara dan data sekunder mealui observasi langsung. Data yang dikumpulkan akan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan menggambarkan dan menguraikan segala bentuk kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat di dalam kawasan hutan dan dampak-dampak dari aktivitas masyarakat terhadap kegiatan yang sering dilakukan pada kawasan hutan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat Pulau Jampea didalam kawasan hutan lindung. Aktivitas tersebut adalah menebang kayu, berkebun, rekreasi, mencari kayu bakar, mengambil rotan, menbuat gula aren dan berburu. Dampak-dampak yang ditimbulkan dari aktivitas masyarakat didalam kawasan hutan lindung sebagai berikut ; dampak positif misalnya aktivitas rekreasi, aktivitas membuat gula aren, aktivitas perburuan. Sedangkan dampak negatif misalnya air sungai menjadi tidak stabil dan mengalami pendangkalan bahkan air sampai kering, penebangan pohon yang masih hidup, dan aktivitas perburuan yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dan mengancam kepunahan jenis yang sudah langka.} }