A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Dr. Darmawansyah and ELLEN LUDIA and Prof. Dr. Hj. Asiah },
title ={PELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN PEMELIHARAAN
KESEHATAN DI PUSKESMAS KABUPATEN PARIGI
MOUTONG},
year={2010},
url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/10516/},
abstract={Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi tentang program
jaminan pemeliharaan kesehatan ditinjau dari segi input (SDM, sasaran,
dana, kebijakan), proses (administrasi kepesertaan, pengelolaan dana,
pelaksanaan kebijakan program), output (terlaksananya sasaran
pelayanan jaminan kesehatan, tercapainya cakupan pelayanan jaminan
kesehatan).
Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Parigi dan Puskesmas
sumber sari, Kabupaten Parigi Moutong. Metode pengumpulan data yang
di gunakan adalah, observasi, wawancara dan telaah dokumen. Penelitian
dilakukan dengan metode kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap input, dari
keempat indicator, yaitu SDM, sasaran, dana, dan kebijakan ternyata
masalah paling utama pada indicator sasaran dan SDM. Pada indicator
sasaran ternyata didapatkan masih banyaknya penduduk yang masuk
kedalam kategori miskin yang tidak terdaftar sebagai peserta Jamkesmas
dan pada indicator SDM ditemukan masalah pada aspek ketersediaan
SDM ( kuantitas dan kualitas ) bagi tenaga pengelola dan pelaksana
ditingkat Puskesmas. Pada tahap proses untuk aktifitas pelayanan medic
di dua puskesmas sudah maksimal dan pelaksana kebijakan program
sudah sesuai dengan pedoman pelaksanaan Jamkesmas. Pada tahap
output terlaksananya sasaran pelayanan jaminan kesehatan dan
tercapainya cakupan pelayanan jaminan kesehatan sudah ditetapkan
melalui SK Pemda dan PT. Askes.}
}