A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Dr. Ir. Ganding and Martelens Ch. Liu }, title ={STRATEGI PENINGKATAN PELAYANAN PRASARANA TRANSPORTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR}, year={2012}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/10545/}, abstract={ABSTRAK MARTELENS CH. LIU. Strategi Peningkatan Pelayanan Prasarana Transportasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (dibimbing oleh Muh. Yamin Jinca dan Ganding Sitepu) Penelitian ini bertujuan (1) menggambarkan kondisi jaringan prasarana transportasi (2) Menganalisis kinerja prasarana transportasi dan (3) menyusun konsep strategi peningkatan pelayanan prasarana transportasi. Penelitian dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Timur Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis LQ, regresi linier dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi prasarana transportasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur belum terpadu, sinergis, efisien dan efektif. Pelayanan prasarana transportasi, belum berhierarki secara baik, khususnya transportasi darat dan laut mengakibatkan lambannya pertumbuhan ekonomi. Pengembangan transportasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur perlu dilakukan karena memiliki potensi (kekuatan dan Peluang) transportasi multimoda yakni jalan raya, penyeberangan, laut dan udara. Strategi yang diprioritaskan untuk pengembangan transportasi adalah pengembangan jaringan prasarana dan jaringan pelayanan dan pengembangan keterpaduan antarmoda dan intramoda transportasi.} }