A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Drs. Rusman and Emelia },
title ={EVALUASI AUDIT OPERASIONAL TERHADAP KREDIT
BERMASALAH ATAS KREDIT PEMILIKAN RUMAH
(Studi Empiris Pada Bank XYZ Cabang Makassar Provinsi
Sulawesi Selatan)},
year={2013},
url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/10576/},
abstract={ABSTRAK
EVALUASI AUDIT OPERASIONAL TERHADAP KREDIT BERMASALAH
ATAS KREDIT PEMILIKAN RUMAH
(Studi Empiris Pada PT Bank XYZ Cabang Makassar Provinsi Sulawesi
Selatan)
evaluation of the operational audit of the credit crunch on housing loans
Empirical studies on PT Bank XYZ Branch Makassar South Sulawesi Province
Emelia
Rusman Thoeng
Kastumuni Harto
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan audit
operasional yang diterapkan Bank XYZ Cabang Makassar sebagai hasil
interpretasi terhadap SPFAIB dan untuk mengetahui peranan audit operasional
dalam meningkatkan efektivitas kegiatan perkreditan Bank YXZ Cabang
Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode
dekskriptif yang memaparkan bagaimana pelaksanaan audit operasional pada
Bank XYZ Cabang Makassar. Data yang digunakan adalah data primer berupa
hasil wawancara dengan bagian internal kredit dan auditor internal kredit dan
bagian lain yang terkait dan data sekunder yaitu kualitas kredit pemilikan rumah
yang diperoleh dari bagian kredit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pelaksanaan audit operasional telah memadai dimana audit operasional telah
mengikuti standar-standar minimal yang telah ditetapkan Bank Indonesia yang
tentunya disesuaikan dengan lingkup usaha bank tersebut. Audit operasional
telah cukup berperan dalam meningkatkan efektivitas kegiatan perkreditan dan
meminimalisir terjadinya kredit bermasalah. Hal ini bisa dilihat dari performing
loan tidak melebihi dari batas maksimal sebesar 5% .}
}