A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Besse and drh. A. Magfira Satya and drh. Muh. Danawir }, title ={UROLITHIASIS STRUVITE PADA KUCING PERSIA DI KLINIK HEWAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN}, year={2021}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/5503/}, abstract={Kucing merupakan salah satu binatang yang sering dijadikan sebagai hewan kesayangan. Sama halnya pada manusia, hewan pun dapat mengalami gangguan pada sistem urinarianya. Gangguan tersebut dapat terjadi pada sistem urinariaa bagian bawah, bagian atas, maupun keduanya. Pemilik biasanya memberikan pakan kering tanpa memperhatikan kesedian air minum yang dapat menyebabkan kucing mengalami penyakit atau gangguan pada sistem urinaria. Tujuan penulisan yaitu untuk mengetahui teknik diagnosa dan penanganan kasus Urolithiasis struvite pada kucing Persia di Klinik Hewan Pendidikan Universitas Hasanuddin. Metode yang digunakan adalah metode pemeriksaan umum dan fisik. kucing tampak kesakiktan ketika urinasi. Alat penelitian yaitu ultrasonografi, tes dipstik dan kateter sedangkan bahan yaitu handskun, urin segar, antibiotik, obat antiinflamasi, anastesi lokal, dan cairan elektrolit. Metode pemeriksaan laboratorium meliputi pemeriksaan kimiawi (urinalisis) menunjukkan pH urin 6,5 dan adanya protein. Pemeriksaan USG terlihat massa kristal di lumen VU dan ginjal kanan tampak membesar. Pengobatan yang diberikan berupa pemasangan kateter, terapi antibiotik, analgesik dan kontrol pakan. Berdasarkan anamnesa, gejala klinis, hasil pemeriksaan fisik pasien didiagnosa mengalami urolhitiasis struvite. Edukasi klien oleh dokter hewan sangat dibutuhkan agar hewan peliharaan bisa terhindar dari penyakit dapatan.} }