A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Dr. Muh. and Muhammad Abdillah and Prof. Dr. Syamsul },
title ={FUNGSI TENAGA AHLI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA},
year={2021},
url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/5570/},
abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis rekrutmen Tenaga ahli Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan pelaksanaan fungsi Tenaga Ahli Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
Penelitian ini bersifat empiris. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi langsung kepada Tenaga Ahli Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rekrutmen Tenaga Ahli Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Padahal Tenaga Ahli diproyeksikan sebagai sistem pendukung Dewan Perwakilan Rakyat sehingga seharusnya diisi oleh Tenaga Ahli dengan kualifikasi komptensi yang sesuai dengan dibuktikan rekam jejak yang relevan, hal tersebut disebabkan dari penetuan dalam proses seleksi Tenaga Ahli Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia masih berada pada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat walaupun penilaian kompetensi dilakukan oleh Sekretariat Jenderal. Selanjutnya, pelaksanaan fungsi Tenaga Ahli Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia masih belum optimal hal tersebut disebabkan ketidakjelasan aturan kerja dari Tenaga Ahli Anggota. Aturan tentang keberadaan dan fungsi Tenaga Ahli Anggota perlu diperinci dan dipertegas. Standar kinerja yang dibuat oleh Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia juga masih belum bisa memaksimalkan peran dari masing-masing Tenaga Ahli Anggota.}
}