A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Ahmad and Dr. Muh. Basir and MUH. FEISAL },
title ={ETNOGRAFI PAYABO DI TPA TAMANGAPA KOTA MAKASSAR},
year={2021},
url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/5757/},
abstract={Muh. Feisal Ansar: Etnografi Payabo Di TPA Tamangapa Kota Makassar. Dibimbing oleh Dr. Muh. Basir Said, MA dan Ahmad Ismail. S.Sos., M.Si
Setiap hari, pemulung sibuk dengan rutinitasnya bekerja keras mempertahankan kelangsungan hidup sehingga pemulung harus aktif bekerja untuk dapat bertahan hidup di kota Makassar. Informan penelitian sangat bervariasi yaitu pemlung yang memungut barang bekas dan pemulung yang merangkap sebagai tukang becak. Peneltian ini menggunakan metode etnografi yang dilaksanakan di TPA Tamangapa kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021. Informan penelitian yaitu pemulung yang memungut barang bekas berupa plastik, kertas, besi dan almanium serta pemulung yang merangkap sebagai tukang becak. Data primer diperoleh dengan cara observasi, wawancara mendalam (in-depth interview). Data sekunder bersumber dari buku dan jurnal penelitian yang dipublikasikan secara online dan cetak. Analisis data dengan cara mentranskripsikan data, membaca keseluruhan data, analisis secara mendetail segmen-segmen data dan mendeskripsikan secara holistik-integratif. Hasil penelitian menunujukan pemulung di TPA Tamangapa bertahan hidup dengan berbagai cara: pertama, jual barang bekas seperti sampah plastik, botol bekas dan kaleng bekas. Kedua, meminjam uang dari kerabat yang digunakan untuk membeli kebutuhan rumah tangga dan menyekolahkan anak mereka. Ketiga, tinggal di rumah gubuk yang multifugsi sebagai tempat menyimpan barang bekas. Keempat, jadi tukang becak untuk meningkatkan penghasilan dan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan ekonomi. Kelima, irit dan menabung karena pemulung (payabo) menyadari bahwa mereka akan mengalami perubahan serentak (sharprutture) yang membalik rantai-rantai kemikinan tersebut dan membalik lingkaran setan kemiskinan menjadi ?lingkaran keberuntungan?.
Kata kunci: Etnografi, pemulung, strategi bertahan hidup}
}