A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Ahmad Nurul and Dr. Hairul and Prof.Dr.Ir. Onny },
title ={Karakterisasi Serbuk Tongkol Jagung Hasil Proses Penggilingan Dengan Metode Ball Mill},
year={2021},
url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/5798/},
abstract={Pemanfaatan serbuk tongkol jagung sangat luas diberbagai bidang industri yaitu sebagai sumber serat makanan, bahan dasar pembuatan bioplastic, bahan pengganti sebagian semen dalam pembuatan beton, bahankimia fungsional, media bubidaya tanam jamur tiram. Metode yang palingefisien dalam menghasilkan serbuk tongkol jagung ialah proses Ball Mill. Tujuan dari penelitian ini mengevaluasi pengaruh volume kerja dan waktu penggilingan terhadap karakteristik serbuk tongkol jagung. Prosedur penelitian ini meliputi preparasi spesimen (termasuk proses pemotongan dan pengeringan) dan proses penggilingan. Hasil yang didapatkan kemudian dikarakterisasi menggunakan mikroskop laser scanning (LSM) untuk menganalisis morfologi dan ukuran produk, ditemukan bahwa Fourier mengubah infra merah (FTIR) untuk menganalisis struktur elemen produk), sinar-X difraksi (XRD) untuk menganalisis fasa kristal dan amorf dalam material. Presentasi kristalin tertinggi yaitu pada proses penggilingan dengan variasi volume kerja 20% dengan waktu penggilingan 60 menit yaitu 35.2% dan presentasi amorf 64.79% dengan nilai intensitas tertinggi yaitu 3000 (a,u), volume kerja yang lebih rendah menghasilkan produksi serbuk yang lebih kecil dengan morfologi tepi tajam seperti jarum dan volume kerja yang lebih tinggi juga menghasilkan serbuk yang memiliki morfologi tepi tumpul. Meskipun volume kerja berpotensi dapat digunakan untuk mengontrol ukuran partikel, parameter ini memiliki efek langsung pada hasil bubuk. Sedangkan untuk waktu milling yang lama menghasilkan ukuran serbuk yang lebih kecil dibandingkan dengan waktu milling yang lebih cepat.}
}