A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Devianti and Drs. H a s a n and Prof. Dr. Muhammad }, title ={VALENSI MORFOLOGIS AFIKS-AFIKS BAHASA INDONESIA DENGAN KATA PINJAMAN BAHASA INGGRIS DI TWITTER}, year={2021}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/5834/}, abstract={ABSTRAK DEVIANTI TAJUDDIN. Valensi Morfologis Afiks-afiks Bahasa Indonesia dengan Kata Pinjaman Bahasa Inggris di Twitter (dibimbing oleh Muhammad Darwis dan Hasan Ali). Penelitian ini bertujuan (1) menjelaskan derivasi dan infleksi penggunaan afiks-afiks bahasa Indonesia yang bervalensi dengan kata pinjaman bahasa Inggris di twitter dan (2) menguraikan bentuk penerapan kaidah-kaidah morfofonemik pada penggunaan afiks-afiks bahasa Indonesia terhadap kata pinjaman bahasa Inggris di twitter. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan morfologi. Dilakukan di kota Makassar, Sulawesi Selatan selama tiga bulan, yakni dari bulan Januari 2021 hingga Maret 2021. Sumber data pada penelitian ini adalah kata pinjaman bahasa Inggris di twitter dengan jumlah populasi 104 dan sampel 51. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan menggunakan teknik tangkap layar (screenshot) dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode distribusional dengan menggunakan teknik ganti dan teknik perluasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat lima jenis perubahan kategori kata dari data yang berderivasi, yaitu perubahan kategori kata nomina menjadi verba, perubahan kategori kata verba menjadi nomina, perubahan kategori kata adjektiva menjadi verba, perubahan kategori kata adjektiva menjadi nomina, dan perubahan kategori kata adjektiva menjadi adverbia. Adapun pada data yang berinfleksi hanya ditemukan satu jenis infleksi, yaitu kategori kata verba tetap bertahan sebagai verba. (2) Pada penerapan kaidah morfofonemik afiks-afiks bahasa Indonesia dengan kata pinjaman bahasa Inggris ditemukan dua perubahan morfofonemik, yaitu perubahan morfofonemik yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dan perubahan morfofonemik yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Adanya ketidaksesuaian kaidah bahasa Indonesia disebabkan oleh morfem dasar pada fonem awal kata pinjaman bahasa Inggris tidak mengalami peluluhan saat bervalensi karena kata pinjaman tersebut belum mengalami penyesuaian ejaan atau masih pada tahap peminjaman kata secara utuh dan belum diterima sebagai warga bahasa Indonesia.} }