A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Achmad and Prof. Dr. M. Arfin and TENRI }, title ={HAK WARIS BAYI DALAM KANDUNGAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM}, year={2021}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/5850/}, abstract={TENRI NURFADILLAH (B011171052), Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, dengan judul ?Hak Waris Bayi dalam Kandungan dalam Perspektif Hukum Islam? dibawah bimbingan Prof. Dr. M. Arfin Hamid, S.H., M.H. selaku Pembimbing I dan Achmad, S.H., M.H. selaku Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kewarisan bayi dalam kandungan dalam perspektif hukum Islam dan bagian yang bisa didapatkan oleh bayi dalam kandungan dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian normatif. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer seperti peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan. Bahan hukum sekunder seperti buku dan jurnal yang terkait dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan bahan hukum yaitu studi kepustakaan dan wawancara. Keseluruhan bahan hukum tersebut dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Status kewarisan bayi dalam kandungan dalam perspektif hukum Islam yaitu dapat mewarisi dari pewaris, dengan memenuhi beberapa persyaratan , yakni lahir dalam keadaan hidup dan lahir dalam keadaan sehat, dimana salah satu persyaratan sehat yakni anak tersebut menangis ketika dilahirkan. (2) Bagian yang bisa didapatkan bayi dalam kandungan dalam perspektif hukum Islam yaitu bagian terbesar, dalam hal ini secara umum yakni bagian untuk anak laki-laki, namun dalam beberapa kasus atau dalam beberapa hal, ada kalanya bagian anak perempuan lebih banyak, makanya hanya disebutkan bagian yang bisa didapatkan adalah bagian terbesar, jadi ketika bayi lahir kemudian harta yang disisakan berlebih, maka dibagikan kembali kepada ahli waris yang lain. Kata Kunci: Status Kewarisan, Bagian Warisan, Bayi dalam Kandungan} }