A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={FITRINELA and Prof. Dr. Aminuddin }, title ={FUNGSI PARTAI POLITIK DALAM PENJARINGAN KADER SEBAGAI PERWUJUDAN DEMOKRASI DI INDONESIA}, year={2013}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/9619/}, abstract={FITRINELA. Fungsi Partai Politik dalam Penjaringan Kader sebagai Perwujudan Demokrasi di Indonesia ( dibimbing oleh aminuddin Ilmar dan Achmad Ruslan). Penelitian ini bertujuan mengetahui fungsi partai politik untuk menjaring kader dalam perwujudan demokrasi di indonesia dan faktorfaktor penghambat yang terdiri atas regulasi, sumber daya manusia, dan kesetaraan gender bagi partai politik untuk menjaring kader dalam perwujudan demokrasi. Penelitian ini dilaksanakan di Ibu Kota DKI Jakarta dan Kota Makassar melalui wawancara dengan berbagai kalangan dari lembaga swadaya masyarakat dan anggota partai politik. Data penelitian berbentuk data primer yang bersumber dari hasil wawancara dengan responden yang telah ditentukan secara purposif dan data sekunder yang bersumber dari hasil penelaahan kepustakaan atau penelaahan berbagai literatur dan bahan pustaka. Data analisis secara kualitatif dengan pendekatan sosio legal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi partai politik untuk menjaring kader dalam mewujudkan demokrasi di Indonesia adalah melahirkan anggota legislatif profesional dan berintegritas yang ditentukan oleh ideologi partai yang bersangkutan, internalisasi ideologi melalui jenjang kaderisasi dan persyaratan yang ketat harus segera dibentuk oleh formulasi kebijakan politik (undang-undang); faktor penghambat bagi partai politik untuk menjaring kader dalam perwujudan demokrasi, antara lain belum adanya peraturan yang jelas dan mewajibkan (bersifat imperatif) sehingga partai politik melakukan sistem kaderisasi terhadap anggotanya, sumber daya yang direkrut bukan dari binaan kader dan kesetaraan gender untuk pemenuhan quota 30 % wakil perempuan juga belum bisa dipenuhi oleh partai politik.} }