A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={ANDI and dr. M. Furqaan }, title ={ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN KARIES DENGAN GANGREN PULPA DAN GANGREN RADIX PADA PUSKESMAS WAIHAONG KOTA AMBON 2013}, year={2013}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/9655/}, abstract={ABSTRAK Andi Jumiati. Analisis Faktor Risiko Kejadian Karies Dengan Gangren Pulpa Dan Gangren Radix Pada Puskesmas Waihaong Kota Ambon 2013 (Dibimbing oleh. A. Zulkifli Abdullah dan M. Furqaan) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian karies dengan gangren pulpa dan gangren radix pada pemeriksaan gigi berkala puskesmas Waihaong tahun 2013. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan case-control. Kasus adalah anak yang telah didiagnosa karies dengan gangren pulpa dan radix pada pemeriksaan berkala puskesmas Waihaong. Kontrol adalah anak yang tidak mengalami karies pada pemeriksaan berkala. Sampel sebanyak 136 orang. Pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah odds ratios dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan makan makanan kariogenik (OR=5,05), ketepatan menggosok gigi (OR=5,62), status gigi crowded (OR=1,24), dan kebersihan mulut (OR=4,37) merupakan faktor risiko kejadian karies dengan gangren pulpa dan gangren radix , sedangkan keteraturan memeriksakan gigi merupakan faktor protektif terhadap karies (OR=0,56). Penelitian ini menyarankan kepada anak-anak untuk mengurangi pola komsumsi makanan kariogenik , rajin menggosok gigi dengan teratur dan orang tua rajin memeriksakan gigi anaknya ke dokter gigi, serta pihak puskesmas Waihaong agar meningkatkan penyuluhan pada kegiatan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (USKG) dalam wilayah kerjanya.} }