A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Dr. Ir. Syatrianty Andi and Dr. Ir. Fachirah and Sitti },
title ={PENGARUH INVIGORASI PADA TINGKAT KUALITAS BENIH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max)},
year={2021},
url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/9657/},
abstract={Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh invigorasi dengan berbagai zat pengatur tumbuh pada tingkat kualitas benih yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2021 di Laboratorium Ekofisiologi dan Nutrisi Tanaman dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial 2 faktor menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sebagai rancangan lingkungan. Faktor pertama tingkat kualitas benih, yaitu daya berkecambah 100%, daya berkecambah 85%, dan daya berkecambah 75%. Faktor kedua adalah perlakuan invigorasi dengan perendaman benih kedelai menggunakan berbagai ekstrak bahan organik selama 24 jam, yaitu ekstrak bawang merah 15%, air kelapa muda 15% dan ekstrak jagung muda 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara tingkat kualitas benih dan invigorasi terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai. Tingkat kualitas benih dengan daya berkecambah 100% memberikan hasil yang lebih baik pada jumlah cabang (5,49 cabang) dan umur berbunga (36,53 HST). Namun, pada produksi kedelai tidak berbeda nyata karena adanya penyulaman. Invigorasi dengan ekstrak bawang merah memberikan hasil yang lebih baik pada jumlah daun (26,04 helai), umur berbunga (36,58 HST), dan bobot 100 biji (14,64 gram).}
}