A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Dr. Indraswati and Dr. Sri Undai and YULIARNI }, title ={ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INFLASI DI INDONESIA TAHUN 1998-2012}, year={2013}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/9669/}, abstract={Penelitian ini diberi judul ?Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia periode 1998-2012?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Inflasi di Indonesia. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ordinary Least Square (OLS). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dari tahun 1998-2012 (15 tahun). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel jumlah uang beredar, harga minyak dunia, subsidi BBM, dan tingkat suku bunga riil secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap inflasi. Secara parsial, hanya jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Inflasi, sedangkan harga minyak dunia dan tingkat suku bunga riil berpengaruh negatif dan signifikan dan untuk variable subsidi BBM tidak berpengaruh secara signifikan. Sebesar 93,9% variasi variabel independen dalam penelitian ini dapat menjelaskan variabel inflasi di Indonesia, sedangkan sisanya sebesar 6,1%, dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model estimasi.} }