A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={MUHAMAD and Prof. Dr. M. Syukri },
title ={OPTIMALISASI PELAKSANAAN REKAM MEDIS
DI RUMAH SAKIT
(Suatu Kajian Sosiologi Hukum)
OPTIMIZATION OF MEDICAL RECORD IMPLEMENTATION
IN THE HOSPITALS
(Legal Sociological Study)},
year={2013},
url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/9813/},
abstract={MUHAMAD NORMIJANI. Optimalisasi Pelaksanaan Rekam Medis di
Rumah Sakit, Suatu Kajian Sosiologi Hukum (dibimbing oleh M. Syukri
Akub dan Hasbir Paserangi)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan rekam
medis di Rumah Sakit BrigJend. H. Hasan Basry Kabupaten Hulu Sungai
Selatan Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan Permenkes No. 269
Tahun 2008, serta tanggung jawab hukum dokter dalam pelaksanaan
rekam medis di rumah sakit.
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan
yuridis empiris. Responden sebanyak 40 orang terdiri atas 10 dokter dan
dokter gigi, 16 perawat, 11 pengelola rekam medis, Kepala rekam medis,
Direktur Rumah Sakit BrigJend. H. Hasan Basry Kabupaten Hulu Sungai
Selatan, dan Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Hulu Sungai
Selatan Provinsi Kalimantan Selatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan rekam medis
dirumah sakit Brigjend .H.Hasan Basry tidak optimal berdasarkan
Permenkes No. 269 Tahun 2008. Ketidakoptimalan tersebut disebabkan
tidak adanya sosialisasi, keterbatasan tenaga dan sarana, kesadaran
yang kurang dan pengawasan yang tidak maksimal. Tanggung jawab
hukum dokter dalam pelaksanaan rekam medis berhubungan erat dengan
kerahasiaan rekam medis, terjadinya wanprestasi, perbuatan melawan
hukum dalam transaksi terapeutik, rekam medis sebagai alat bukti,
ketiadaan rekam medis serta surat ijin dan registrasi dokter.
Kata kunci: rekam medis, rumah sakit, tanggung jawab hukum}
}