A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={AMELIA AGUSTINA and Prof. Dr. Ir. Sylvia }, title ={PEMANFAATAN EKSTRAK TUMBUHAN UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT BUSUK BUAH KAKAO (Phytophthora palmivora Butler)}, year={2013}, url={http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/9902/}, abstract={AMELIA AGUSTINA LIMBONGAN. Pemanfaatan Ekstrak Tumbuhan untuk Pengendalian Penyakit Busuk Buah Kakao (Phytophthora palmivora Butler) (dibimbing oleh SYLVIA SJAM dan ADE ROSMANA). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan teknologi pengendalian penyakit busuk buah kakao (P. palmivora) pada tanaman kakao dengan memanfaatkan (1) ekstrak tumbuhan sebagai biopestisida dengan formulasi cair (ekstrak) dan bubuk (ekstrak kasar/crude extract) yang diharapkan dapat menghambat perkembangan busuk buah pada kakao dan (2) pembuatan formulasi ekstrak yang mengandung cendawan antagonis yang diperoleh dari isolasi cendawan dari ekstrak tumbuhan. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium bahan alami tanaman dan pestisida, jurusan ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin dan di Desa Patalassang Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Tahapan penelitian dimulai dengan mengisolasi cendawan dari ekstrak tumbuhan, uji laboratorium, dan uji lapangan. Parameter yang diamati dalam uji laboratorium adalah luas bercak P. palmivora pada buah kakao, sedangkan parameter yang diamati dalam uji lapangan adalah perkembangan bercak dan intensitas serangan P. palmivora. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk uji laboratorium, perlakuan ekstrak daun Ageratum conyzoides dan ekstrak buah Crecentia cujete memiliki daya hambat optimal terhadap P. palmivora. Pada uji lapangan, perlakuan ekstrak kasar daun A. conyzoides, ekstrak daun A. conyzoides, dan ekstrak buah C. cujete memiliki daya hambat paling tinggi terhadap perkembangan bercak dan intensitas serangan P. palmivora pada buah kakao. Perlakuan tingkat konsentrasi ekstrak tidak memberikan pengaruh nyata terhadap perkembangan bercak dan intensitas serangan P. palmivora.} }