@thesis{thesis, author={Bambang Sahono and Hadiwinarto Hadiwinarto and Yumiati Mery}, title ={PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PENGEMBANGAN DIRI SISWA (STUDI EKSPERIMEN PELAYANAN KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 KOTA BENGKULU) }, year={2014}, url={http://repository.unib.ac.id/9391/}, abstract={Pada kenyataannnya, apa yang terjadi dalam pembelajaran seringkali terjadi proses pengajaran berjalan dan berlangsung tidak efektif. Banyak waktu, tenaga dan biaya yang terbuang sia-sia sedangkan tujuan belajar tidak dapat tercapai bahkan terjadi noises dalam komunikasi antara pengajar dan pelajar. Hal tersebut diatas masih sering dijumpai pada proses pembelajaran selama ini. Selayaknyalah proses pembelajaran selama ini dapat membantu pengembangan diri siswa. Hal ini disebabkan karena pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap siswa sesuai dengan kondisi Sekolah. Ungkapan diatas juga sejalan dengan harapan yang tercantum dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang tujuan Pendidikan Nasional, yaitu: (1) Beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (2) berakhlak mulia, (3) memiliki pengetahuan dan keterampilan, (4) memiliki kesehatan jasmani dan rohani, (5) memiliki kepribadian yang mantap dan mandiri, serta (6) memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar. Media pembelajaran merupakan komponen integral dari sistem pembelajaran. Artinya, media pembelajaran tidak dapat dipisakan dari proses pembelajaran. Tanpa media pembelajaran, proses belajar mengajar tidak terjadi secara optimal. Multimedia dan media chart termasuk dalam media pembelajaran untuk menyalurkan informasi kepada siswa. Rumusan Masalah penelitian ini adalah: Pertama, apakah ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang dilayani dengan multimedia dan media chart. Kedua, apakah ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang memiliki motivasi instrinsik dan ekstrinsik. Ketiga, apakah ada pengaruh interaksi antara penggunaan multimedia dan motivasi belajar terhadap pengembangan diri siswa. Keempat, apakah ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang memiliki motivasi instrinsik yang dilayani media chart dan multimedia. Kelima, apakah ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang memiliki motivasi ekstrinsik yang dilayani dengan multimedia dan media chart. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: Pertama, untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang dilayani dengan multimedia dan media chart. Kedua, Untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang memiliki motivasi instrinsik dan ekstrinsik. Ketiga, Untuk mengetahui apakah ada pengaruh interaksi antara penggunaan multimedia dan motivasi belajar terhadap pengembangan diri siswa. Keempat, untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang memiliki motivasi instrinsik yang dilayani media chart dan multimedia. Kelima, untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang memiliki motivasi ekstrinsik yang dilayani dengan multimedia dan media chart. Kegunaan hasil penelitian ini adalah dari segi teoritis a) menambah kajian studi pengembangan multimedia di MAN 2 Kota Bengkulu, b) dapat menjadi rancangan program pengembangan diri dalam kegiatan bimbingan dan konseling di MAN 2 Kota Bengkulu, Dapat digunakan sebagai literatur pembanding dalam pelaksanaan penelitian yang relevan di masa yang akan datang. Dari segi praktis, temuan penelitian ini memberi masukan dan informasi bagi: 1) Kementrian Agama dalam hal pembuatan acuan pelaksanaan pembelajaran, 2) Kepala Madrasah dapat menyiapkan sarana dan prasarana pembelajaran, 3) Guru dalam melaksanakan pembelajaran khususnya untuk pengembangan diri siswa, 4) siswa , dapat mengkaji diri berkaitan dengan motivasi belajar yang dimilikinya sehingga siswa mampu mengaplikasinya untuk mengembangkan dirinya, 5) orang tua siswa agar dapat membantu pengembangan diri siswa, 6)Berbagai pihak yang beminat untuk melakukan penelitian ini lebih lanjut bagi peningkatan pengembangan diri siswa. Variabel penelitian terdiri dari: (1) Multimedia dan Media Chart sebagai variabel perlakuan (bebas), (2) Pengembangan diri siswa sebagai variabel terikat, (3) Motivasi belajar sebagai variabel moderator. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Kota Bengkulu dengan mengambil sampel kelas XI IPA 1 sebagai kelompok Eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode Eksperimen sedangkan teknik analisis menggunakan analisis ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang dilayani dengan multimedia dan media chart. (2) ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang memiliki motivasi instrinsik dan ekstrinsik. (3) ada pengaruh interaksi antara penggunaan multimedia dan motivasi belajar terhadap pengembangan diri siswa. (4) ada perbedaan antara pengembangan diri siswa yang memiliki motivasi } }