@thesis{thesis, author={Irfan Gustian and Livandri Fio and Morina Adfa}, title ={ISOLASI KOMPONEN UTAMA EKSTRAK n-HEKSAN RIMPANG JERANGAU (Acorus calamus Linn.) ASAL BENGKULU DAN KARAKTERISASI MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER NMR}, year={2014}, url={http://repository.unib.ac.id/9424/}, abstract={Komponen utama ekstrak n-heksan rimpang Jerangau (Acorus calamus Linn.) telah diisolasi menggunakan kromatografi kolom dengan eluen n-heksan dan etil asetat secara elusi bergradien. Untuk memonitor hasil kromatografi kolom digunakan kromatografi lapis tipis dengan penampak noda lampu UV dan uap I2. Senyawa hasil isolasi berupa minyak kental berwarna kuning yang memberikan noda tunggal berwarna ungu dibawah sinar UV dengan berbagai macam eluen. Spektrum 1H-NMR memperlihatkan 16 atom H pada pergeseran kimia ? ppm: 6,48 (1H, s, H-6); 6,53 (1H, s, H-3); 6,48 (1H, d, q, H-1', J = 10,6 dan 1,8 Hz); 5,76 (1H, d, q, H-2', J = 10,6 dan 6,8 Hz); 3,90 (3H, s, OCH3 ? C2); 3,84 (3H, s, OCH3 ? C4); 3,81 (3H, s, OCH3 ? C5); 1,84 (3H, d, d, H-3', J = 1,8 dan 7,05 Hz). Spektrum 13C-NMR memperlihatkan 12 atom carbon pada pergeseran kimia ? ppm : 151,37; 148,4; 142,2; 125,71; 124,68; 117,86; 113,92; 97,3; 56,49; 56,30; 55,95; dan 14,59. Berdasarkan data 1H-NMR, 13C-NMR dan dibandingkan dengan publikasi sebelumnya maka disimpulkan bahwa senyawa hasil isolasi adalah ?- asaron.} }