@thesis{thesis, author={Hasanah zulfa}, title ={KORELASI POLA KONSUMSI TERHADAP STATUS GIZI MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI UNIVERSITAS DJUANDA BOGOR DITENGAH PANDEMI COVID-19}, year={2021}, url={http://repository.unida.ac.id/2597/}, abstract={Zulfa Hasanah. B1610772. Korelasi Pola Konsumsi terhadap Status Gizi Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Djuanda Bogor ditengah Pandemi COVID-19. Di bawah bimbingan Rosy Hutami dan Muhammad Fakih Kurniawan. Wabah penyakit COVID-19 yang tengah berlangsung di Indonesia sejak Maret 2020 berdampak pada menurunnya ekonomi masyarakat Indonesia. Hal ini diduga dapat mempengaruhi kemampuan akses masyarakat Indonesia termasuk mahasiswa terhadap bahan pangan dan pola konsumsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi pola konsumsi terhadap status gizi mahasiswa tingkat akhir di Universitas Djuanda Bogor ditengah pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk mendapatkan data variasi, frekuensi, dan skor konsumsi mahasiswa selama satu bulan serta metode antropometri untuk mendapatan status gizi mahasiswa berdasarkan data berat dan tinggi badan mahasiswa. Analisis data menggunakan product moment pearson dan regresi linier untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara pola konsumsi dengan status gizi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsumsi responden mahasiswa terbagi atas makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayuran dan buah-buahan dengan frekuensi konsumsi tertinggi ditempati oleh nasi (63,46±30,12 kali/bulan), telur (17,04±17,58 kali/bulan). tahu (14,6±16,08 kali/bulan). kangkung (8,92±11,18 kali/bulan), dan jeruk (8,4±0,07 kali/bulan). Sebanyak 39% responden memilki skor konsumsi baik, sedangkan 61% responden memiliki skor konsumi kurang. Hasil analisis status gizi menunjukkan 70% responden memiliki status gizi normal, 17% kurus dan 13% gemuk. Pada penelitian ini tidak terdapat korelasi antara pola konsumsi terhadap status gizi responden berdasarkan analisis product moment pearson dengan nilai r pearson sebesar -0,104 dan regresi linier dengan nilai r-square sebesar 0,011.} }