@thesis{thesis, author={Aulia Muhammad Raka}, title ={PENGARUH GAYA KOMUNIKASI ASERTIF DIREKTUR PERUMDA TIRTA PAKUAN BOGOR TERHADAP KINERJA KARYAWAN}, year={2023}, url={http://repository.unida.ac.id/3692/}, abstract={Keberhasilan suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh kinerja karyawannya. Untuk mencapai kinerja yang maksimal, maka pemimpin harus mampu menciptakan kondisi yang dapat mendorong dan memungkinkan karyawan untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan yang dimiliki secara optimal. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah gaya komunikasi. Gaya komunikasi yang biasa digunakan oleh suatu instasi atau organisasi yaitu gaya komunikasi assertive style. Gaya komunikasi assertive style yaitu sikap tegas, percaya diri dan sangat menghargai dirinya sendiri juga orang lain. Adapun dalam prosesnya masih terdapat pemimpin dan karyawan yang belum efektif menggunakan gaya komunikasi ini sehingga tidak terjalin hubungan baik antara pemimpin dengan karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Gaya Komunikasi Asertif terhadap Kinerja Karyawan Perumda Tirta Pakuan Bogor. Teori yang digunakan yaitu untuk variabel X (Tekhnik Gaya Asertif) menggunakan teori dari Doris Hulbert (2017) dimana ada 6 (enam) indikator yaitu mendengar, menyatakan harapan dengan jelas, memperhatikan, komprmi dan negosiasi, bersikap gigih, dam memberikan kritik yang efektif dan membangun. Sedangkan variabel Y (Kinerja Karyawan) menggunakan teori Bernardin dan Russel (2017) dimana ada 5 (lima) indikator yaitu kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas biaya, dan hubungan antar perseorangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa diperoleh rekapitulasi keseluruhan rataan jawaban responden variabel X sebesar 4,37 dengan kategori Sangat Baik dan variabel Y yaitu 4,39 dengan kategori Sangat Baik. Kemudian Pengaruh Gaya Komunikasi Asertif terhadap Kinerja Karyawan Perumda Tirta Pakuan Bogor sebesar 0,567 kategori kuat dengan arah hubungan positif dan searah. Pada perhitungan koefisien determinasi menjelaskan bahwa kekuatan pengaruh Tekhnik Gaya Asertif (X) terhadap Kinerja Karyawan (Y) yaitu sebesar 72% dan kontribusi faktor lain adalah sebesar 28%. Pemimpin dan karyawan diharapakan dapat secara aktif menggunakan gaya komunikasi asertif agar dapat mencapai tujuan sesuai dengan target perusahaan. Kata Kunci: Gaya Komunikasi, Komunikasi Asertif, Kinerja Karyawan} }